Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Duta Besar Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (18/5/2026).
Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama strategis antara kedua pihak.
>>> KAI Layani 195.141 Pengguna LRT Jabodebek Selama Libur Panjang
Khofifah menyatakan bahwa diskusi mencakup sektor pendidikan, perdagangan, dan kebudayaan. "Beliau bersama tim telah mendiskusikan beberapa hal strategis untuk ditindaklanjuti kerja sama teknis," ujarnya.
Namun, ia menegaskan bahwa proses tindak lanjut akan mengikuti rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, dan DPRD Jawa Timur.
>>> Mantan Kasatresnarkoba Polres Kutai Barat Ditangkap Bareskrim
Di sektor perdagangan, Khofifah mencatat tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman tumbuh rata-rata 24,08 persen per tahun pada periode 2021-2025.
Pada 2025, nilai ekspor mencapai sekitar 14,6 juta dolar AS. Komoditas utama meliputi olahan tepung, sabun, kertas, produk kaca, makanan olahan, perlengkapan listrik, dan produk perikanan.
>>> Integrasi CCTV di Jakarta Dilengkapi Teknologi Pendukung untuk Penyidikan
Kerja sama ini diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral antara Jawa Timur dan Yaman. Kedua belah pihak berkomitmen untuk merealisasikan program-program konkret dalam waktu dekat.
