unique visitors counter
⌂ Beranda News Dewan Ekonomi Nasional Dorong Digitalisasi Perlinsos Atasi Salah Sasaran

Dewan Ekonomi Nasional Dorong Digitalisasi Perlinsos Atasi Salah Sasaran

Dewan Ekonomi Nasional Dorong Digitalisasi Perlinsos Atasi Salah Sasaran
Ilustrasi digitalisasi perlindungan sosial
A A Ukuran Teks16px

>>> Penembakan di Masjid San Diego Tewaskan Lima Orang, Termasuk Dua Pelaku

Kasus serupa juga ditemukan pada program PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Seorang warga dicoret dari kepesertaan sehingga kesulitan menjalani cuci darah rutin akibat kesalahan penentuan desil kesejahteraan.

Digital Public Infrastructure

Pemerintah tengah mendorong penguatan digital public infrastructure (DPI) melalui tiga komponen utama. Ketiganya adalah identitas kependudukan digital (IKD), sistem pertukaran data pemerintah, dan digital payment.

IN2

Masyarakat nantinya dapat melakukan pendaftaran mandiri melalui telepon genggam. Data yang masuk akan diverifikasi secara real time memanfaatkan sumber data administrasi pemerintah.

"Kalau ada digitalisasi, orang yang membutuhkan bisa langsung daftar dengan HP-nya dan data yang dipakai menentukan desil adalah data saat itu juga," kata Arief.

Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) kini telah mengintegrasikan berbagai lembaga.

in2

Lembaga tersebut meliputi DTSN Kemensos, Dukcapil, BKN, PLN, BPJS Ketenagakerjaan, hingga Korlantas untuk menyaring kelayakan penerima bantuan berdasarkan kepemilikan aset.

Digitalisasi ini juga menyediakan mekanisme sanggah bagi masyarakat yang merasa desil kesejahteraannya tidak sesuai. Hal ini demi meningkatkan akurasi data eligibility secara bertahap.

"Kalau dia merasa tidak tepat desilnya, nanti bisa menyanggah dan meng-update data. Jadi penentuan eligibility lebih akurat," ujar Arief.

Permasalahan exclusion error dan inclusion error pada program perlindungan sosial menjadi perhatian serius Dewan Ekonomi Nasional.

Arief menekankan bahwa digitalisasi dapat meminimalkan kedua kendala tersebut melalui integrasi sistem identitas kependudukan digital yang mampu menelusuri data warga secara lebih cepat dan akurat.

Selain itu, digitalisasi juga menyediakan mekanisme sanggah bagi masyarakat yang merasa desil kesejahteraannya tidak sesuai.

>>> Trump Batalkan Serangan ke Iran Demi Negosiasi Serius

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data eligibility secara bertahap, sehingga bantuan sosial dapat tepat sasaran.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru