Jakarta, CNN Indonesia -- Baru dua hari masa presale konser The Weeknd di Jakarta dimulai, sejumlah pembeli sudah menjual kembali tiketnya di media sosial.
Praktik ini terpantau ramai di berbagai platform, baik dengan alasan sudah mendapatkan kategori tiket yang diinginkan maupun kelebihan pembelian.
>>> Kinerja Gojek GOTO 2026: EBITDA Tembus Rp115 Miliar!
Berdasarkan pantauan pada Selasa (19/5), banyak pengguna yang menawarkan tiket dengan status want to sell (WTS).
Beberapa di antaranya menjual dua hingga 15 tiket sekaligus untuk berbagai kategori dan hari pertunjukan.
Salah satu pengguna menulis, "Guys, aku mau jual tiket The Weeknd Festival day 2. Alasan aku jual karena aku sudah dapat tiket yang aku mau."
Pengguna lain menawarkan tiket CAT 5 day 2 dengan alasan serupa.
Ada pula yang menjual tiket tanpa menyertakan alasan jelas.
Modus percaloan dan penipuan juga mengintai, di mana oknum mengklaim memiliki tiket padahal tidak punya atau menjual palsu dengan harga jauh di atas harga asli.
Penjualan Kembali Marak karena Batas Pembelian Enam Tiket
Fenomena ini dimungkinkan karena setiap pembeli di situs resmi bisa membeli hingga enam tiket per transaksi.
Aturan ini berlaku pada Presale hari kedua, Selasa (19/5), sehingga memicu praktik calo daring.
Untuk menghindari penipuan, penggemar disarankan membeli tiket hanya melalui kanal resmi.
Meski presale sudah berlangsung dua hari, masih ada kesempatan pada General On-Sale yang akan dibuka Kamis (21/5) pukul 14.00 WIB.
Sebelumnya, Artist Presale pada Senin (18/5) menjual seluruh kategori tiket untuk dua hari konser dalam waktu 2,5 jam.
>>> Daftar Line Up Penampil Jogja Financial Festival 2026
Penjualan berlanjut dengan BCA Presale pada Selasa (19/5) pukul 12.00 WIB hingga Kamis (21/5) pukul 12.00 WIB.