unique visitors counter
⌂ Beranda News Militer AS Naiki Kapal Tanker Minyak Bendera Iran yang Diduga Langgar Blokade

Militer AS Naiki Kapal Tanker Minyak Bendera Iran yang Diduga Langgar Blokade

Militer AS Naiki Kapal Tanker Minyak Bendera Iran yang Diduga Langgar Blokade
Personel militer AS menaiki kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman
A A Ukuran Teks16px

Militer Amerika Serikat pada Rabu (20/5/2026) mengumumkan telah menaiki sebuah kapal tanker minyak komersial berbendera Iran di Teluk Oman.

Kapal tersebut diduga mencoba melanggar blokade yang diberlakukan AS.

>>> Trump: AS Mungkin Harus Serang Iran Lebih Keras, atau Mungkin Tidak

IN2

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan melalui media sosial bahwa kapal MT Celestial Sea diperiksa dan dialihkan setelah dicurigai hendak menuju pelabuhan Iran.

Tindakan ini merupakan yang kelima kalinya sejak pemerintahan Trump memulai blokade terhadap pelayaran Iran. Sebelumnya, empat kapal lain juga telah diperiksa dalam operasi serupa.

Latar Belakang Blokade

Blokade terhadap pelayaran Iran diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump sebagai bagian dari tekanan maksimum terhadap Tehran.

in2

Langkah ini bertujuan untuk menghentikan ekspor minyak Iran yang menjadi sumber pendanaan utama negara tersebut.

Kapal tanker MT Celestial Sea diketahui berlayar di perairan internasional sebelum akhirnya dihadang oleh personel militer AS. Tidak ada perlawanan berarti dari awak kapal saat proses pemeriksaan berlangsung.

Insiden ini terjadi setelah Trump mengatakan telah membatalkan rencana serangan militer besar-besaran terhadap Iran.

Ia mengaku sempat merencanakan "serangan yang sangat besar" pada Selasa (19/5/2026) namun menundanya.

Menurut Trump, sekutu AS di Teluk memintanya menunggu dua hingga tiga hari karena mereka merasa hampir mencapai kesepakatan dengan Iran.

>>> Trump Akan Berbicara dengan Presiden Taiwan, Uji Hubungan AS-China

Trump sendiri telah beberapa kali menetapkan tenggat waktu bagi Tehran dan kemudian mundur.

Blokade dan pemeriksaan kapal ini merupakan bagian dari strategi AS untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.

Namun, langkah tersebut juga meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk yang sudah rapuh.

Iran sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden terbaru ini. Sebelumnya, Tehran kerap mengecam tindakan AS sebagai pelanggaran hukum internasional.

Pemeriksaan kapal tanker minyak ini menunjukkan bahwa AS masih terus menjalankan kebijakan blokade meskipun ada sinyal negosiasi.

Situasi di Teluk Oman tetap menjadi perhatian dunia mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute pelayaran tersibuk untuk minyak dunia.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib awak kapal MT Celestial Sea atau apakah kapal tersebut akan dibebaskan setelah pemeriksaan.

>>> Kekhawatiran Ebola Meningkat di Kongo Akibat Penyebaran Cepat Virus Langka

CENTCOM hanya menyatakan bahwa kapal telah dialihkan tanpa memberikan detail lebih jauh.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru