unique visitors counter
⌂ Beranda News Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Uranium Diperkaya Tidak Dikirim ke Luar Negeri

Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Uranium Diperkaya Tidak Dikirim ke Luar Negeri

Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Uranium Diperkaya Tidak Dikirim ke Luar Negeri
Fasilitas pengayaan uranium Iran
A A Ukuran Teks16px

Para pejabat tinggi Iran, menurut sumber tersebut, percaya bahwa mengirim material itu ke luar negeri akan membuat negara lebih rentan terhadap serangan AS dan Israel di masa depan.

Khamenei memiliki suara terakhir dalam masalah negara yang paling penting.

Juru bicara Gedung Putih Olivia Wales mengatakan ketika dimintai komentar: "Presiden Trump telah jelas tentang garis merah Amerika Serikat dan hanya akan membuat kesepakatan yang mengutamakan rakyat Amerika."

IN2

Kementerian Luar Negeri Iran tidak menanggapi permintaan komentar.

Kecurigaan mendalam di kalangan pejabat tinggi Iran muncul di tengah gencatan senjata yang rapuh dalam perang yang dimulai dengan serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.

Setelah itu, Iran menembaki negara-negara Teluk yang menjadi pangkalan militer AS dan pertempuran pecah antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.

in2

Namun, belum ada terobosan besar dalam upaya perdamaian.

Blokade AS terhadap pelabuhan Iran dan kendali Teheran atas Selat Hormuz, jalur pasokan minyak global yang vital, mempersulit negosiasi yang dimediasi Pakistan.

>>> Pusat Ebola Dibakar di Kongo, Ketakutan dan Kemarahan Meningkat

Dua sumber senior Iran mengatakan ada kecurigaan mendalam bahwa jeda permusuhan adalah tipu daya taktis Washington untuk menciptakan rasa aman sebelum melanjutkan serangan udara.

Negosiator perdamaian utama Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, mengatakan pada Rabu (20/5) bahwa "gerakan musuh yang jelas dan tersembunyi" menunjukkan Amerika sedang mempersiapkan serangan baru.

Trump pada Rabu mengatakan AS siap melanjutkan serangan lebih lanjut terhadap Teheran jika Iran tidak menyetujui kesepakatan damai, tetapi menyarankan Washington bisa menunggu beberapa hari untuk "mendapatkan jawaban yang tepat."

Kedua belah pihak mulai mempersempit beberapa kesenjangan, kata sumber itu, tetapi perbedaan yang lebih dalam tetap ada atas program nuklir Teheran, termasuk nasib stok uranium diperkaya dan tuntutan Iran untuk pengakuan hak pengayaannya.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru