unique visitors counter
⌂ Beranda News Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Uranium Diperkaya Tidak Boleh Dikirim ke Luar Negeri

Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Uranium Diperkaya Tidak Boleh Dikirim ke Luar Negeri

Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Uranium Diperkaya Tidak Boleh Dikirim ke Luar Negeri
Fasilitas pengayaan uranium Iran
A A Ukuran Teks16px

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah mengeluarkan arahan tegas bahwa stok uranium yang diperkaya hingga mendekati tingkat senjata tidak boleh dikirim ke luar negeri.

Hal ini diungkapkan oleh dua sumber senior Iran yang mengetahui langsung masalah tersebut.

>>> Kemensos Fokus Salurkan Empat Bansos dan Klarifikasi Isu BLT Kesra

IN2

Arahan ini semakin memperkeras sikap Teheran dalam negosiasi damai dengan Amerika Serikat. Salah satu tuntutan utama Washington adalah pengiriman uranium tingkat tinggi tersebut keluar dari Iran.

Ketegangan dalam Negosiasi Damai

Keputusan Khamenei berpotensi membuat frustrasi Presiden AS Donald Trump dan mempersulit upaya mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran.

Pejabat Israel sebelumnya mengatakan Trump telah menjamin bahwa stok uranium Iran akan dikirim keluar negeri.

in2

Israel, AS, dan negara-negara Barat lainnya telah lama menuduh Iran mencari senjata nuklir.

Tuduhan itu didasarkan pada pengayaan uranium Iran hingga 60 persen, jauh di atas kebutuhan sipil dan mendekati 90 persen yang diperlukan untuk senjata nuklir.

Iran membantah tuduhan tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan menganggap perang berakhir sebelum uranium diperkaya dikeluarkan dari Iran.

Ia juga menuntut Teheran menghentikan dukungan kepada milisi proksi dan menghilangkan kemampuan rudal balistiknya.

Kekhawatiran Keamanan Iran

"Arahan Pemimpin Tertinggi dan konsensus di dalam pemerintahan adalah bahwa stok uranium yang diperkaya tidak boleh meninggalkan negara," kata salah satu sumber Iran.

Kedua sumber berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas masalah ini.

Para pejabat tinggi Iran percaya bahwa mengirim bahan tersebut ke luar negeri akan membuat negara lebih rentan terhadap serangan AS dan Israel di masa depan.

Khamenei memiliki suara terakhir dalam urusan negara yang paling penting.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru