unique visitors counter
⌂ Beranda News Bapanas Percepat Penyaluran Minyakita dan Beras Guna Redam Inflasi

Bapanas Percepat Penyaluran Minyakita dan Beras Guna Redam Inflasi

Bapanas Percepat Penyaluran Minyakita dan Beras Guna Redam Inflasi
Minyak goreng curah kemasan Minyakita
A A Ukuran Teks16px

Kebijakan pemangkasan rantai distribusi ini diharapkan mampu memengaruhi kondisi pasar secara instan.

"Kalau bisa dikeluarkan serentak Mei sampai Juni, itu artinya akan bisa secara langsung dan tidak langsung mengendalikan harga Minyakita," ujar Ketut.

>>> Iran dan AS Dikabarkan Segera Capai Kesepakatan Akhiri Perang

IN2

"Kami sudah pastikan 10 pelaku usaha yang akan mendistribusikan DMO-nya di DKI sampai Banten akan didorong ke Bulog.

Jadi tidak lagi ke distributor lain," tutur Ketut.

Pelaksanaan di Daerah

Pelaksanaan program ini di tingkat daerah sudah mulai berjalan, salah satunya di Kantor Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh pada Kamis (21/5/2026).

in2

Aparat pemerintah daerah mengimbau warga agar tetap berhati-hati terhadap informasi palsu terkait pendaftaran bantuan sosial di media sosial.

"Warga diimbau waspada terhadap hoax pendaftaran bansos di media sosial, karena data penerima ditentukan pemerintah.

Penerima berhak melapor ke petugas desa atau Bulog jika beras yang diterima kurang baik kualitasnya seperti berkutu, berbau, atau jumlah kurang untuk mendapatkan penggantian," pesan Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal.

Dino Aries Fahrizal menambahkan bahwa pembagian bahan pokok ini berfungsi sebagai jaring pengaman sosial di tengah kebijakan penyesuaian harga yang dijalankan pemerintah.

Di Kelurahan Pulau Kupang sendiri, tercatat ada sekitar 1.018 KPM yang berhak menerima paket bantuan fisik berupa beras dan empat bungkus minyak goreng ukuran 1 liter.

Pihak kelurahan melibatkan struktur rukun tetangga untuk membantu warga kelompok rentan menghadapi kendala geografis menuju lokasi penyerahan.

Langkah taktis ini diterapkan untuk memastikan pemenuhan seluruh berkas administrasi berjalan tanpa hambatan.

"Kita meminta pada masing-masing ketua RT untuk warganya yang termasuk dalam KPM untuk mengkoordinir dan membantu.

Karena banyak orang tua dan ibu-ibu yang memerlukan bantuan untuk lebih memperlancar penyaluran. Termasuk juga persyaratan administrasi, supaya jangan sampai bolak balik.

Karena jauh jaraknya dan seperti diketahui, wilayah kita juga ada di seberang," ungkap Erliansyah.

Ketut menegaskan bahwa percepatan distribusi ini merupakan instruksi langsung untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng di pasaran.

>>> Trump Sebut Kesepakatan Iran Hampir Tercapai, Selat Hormuz akan Dibuka

Keputusan perpanjangan bantuan pangan hingga Juni 2026 diambil dalam rapat koordinasi teknis di Kementerian Koordinator Perekonomian.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru