"Program Wardoyo merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga, terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha," kata Wurja.
Wurja menjelaskan bahwa komoditas pokok yang didistribusikan oleh Dinas Sosial ini ditargetkan khusus bagi kalangan yang benar-benar membutuhkan berdasarkan basis data yang valid.
"Bantuan ini adalah program Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Sosial. Program ini harus dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Wurja.
Komoditas yang diserahkan meliputi beras, minyak goreng, telur, dan gula. Nantinya akan ditambah dengan pasokan daging.
"Kami berkeliling dari kecamatan lain ke Paguyangan, lalu nanti bergerak ke Tonjong dan sekitarnya, untuk menyalurkan bantuan ini sesuai data dan kriteria yang berhak menerima.
>>> Negosiator Kunci AS-Iran Munir di China Bersama PM Sharif
Paket bantuan program wardoyo berisi beras, minyak goreng, telur, gula, dan kebutuhan pokok lainnya, yang nantinya akan dilengkapi dengan daging," jelas Wurja.
Wurja menyatakan bahwa efektivitas jaring pengaman sosial sangat bergantung pada akurasi data. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan penataan ulang sistem pendataan.
"Bantuan akan bermanfaat besar jika sampai ke yang membutuhkan, namun nilainya akan hilang jika diterima oleh mereka yang mampu," tegas Wurja.
Wurja didampingi Kepala Dinas Sosial Brebes Imam Baehaqi dan Camat Paguyangan Koko Kusnanto.
Ia juga mengimbau warga untuk memanfaatkan program Satu Keluarga Satu Sarjana bagi anak-anak lulusan SMA yang terkendala biaya.
"Terima kasih dan mohon maaf dari segala kekurangan," pungkas Wurja.
Rincian Distribusi
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Imam Baehaqi, mengonfirmasi bahwa total distribusi pada hari pertama mencapai 2.056 paket.
Wilayah yang menerima meliputi Kecamatan Tanjung, Losari, Bulakamba, Brebes, dan Wanasari.