unique visitors counter
⌂ Beranda News Delivery Hero Konfirmasi Tawaran Akuisisi dari Uber

Delivery Hero Konfirmasi Tawaran Akuisisi dari Uber

Delivery Hero Konfirmasi Tawaran Akuisisi dari Uber
Logo Delivery Hero di kantor pusat Berlin
A A Ukuran Teks16px

Saham Delivery Hero melonjak pada Senin setelah perusahaan mengonfirmasi adanya minat akuisisi dari raksasa ride-hailing dan pengiriman makanan asal Amerika Serikat, Uber.

Kenaikan ini memicu spekulasi tentang kemungkinan perang penawaran.

>>> Sekitar 20 Orang Terluka Akibat Semprotan di Mal Tokyo

IN2

Perusahaan pengiriman makanan yang berbasis di Berlin itu mengatakan Uber telah mengajukan tawaran sebesar 33 euro ($38) per saham untuk akuisisi penuh.

Harga yang diusulkan tersebut lebih rendah dari harga penutupan saham Delivery Hero pada Jumat lalu.

Saham Delivery Hero melonjak hingga 9 persen ke 36,69 euro pada Senin, memberikan nilai pasar perusahaan sekitar 11 miliar euro ($12,8 miliar).

in2

Uber saat ini sudah menjadi pemegang saham signifikan di Delivery Hero.

Analis Giles Thorne dari bank investasi AS Jefferies mengatakan proposal 33 euro per saham tampaknya tidak mencukupi, mencatat bahwa beberapa investor menginginkan lebih dari 40 euro per saham.

Bagaimana kelanjutannya "sulit diprediksi," tulisnya.

Financial Times sebelumnya melaporkan, mengutip sumber terpercaya, bahwa pesaing Uber, DoorDash, juga telah mendekati pemegang saham Delivery Hero.

DoorDash dilaporkan terutama tertarik pada merek Delivery Hero di Timur Tengah, Talabat dan HungerStation, serta bisnis Turki, Yemeksepeti.

>>> Paus Leo Serukan Perlambatan dan Regulasi Ketat AI dalam Ensiklik Pertama

Bagi Uber, kesepakatan itu akan masuk akal secara strategis dalam hal ekspansi geografis dan potensi sinergi, tulis analis JPMorgan Marcus Diebel, meskipun ia juga menunjuk pada kemungkinan hambatan regulasi.

Saham Delivery Hero telah melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir di tengah spekulasi tentang kemungkinan tawaran dari Uber.

Meskipun berkantor pusat di Berlin, Delivery Hero tidak lagi beroperasi di Jerman setelah menjual bisnis domestiknya ke Just Eat Takeaway.

Perusahaan tetap menjadi salah satu penyedia pengiriman makanan terbesar di dunia karena kehadirannya yang kuat di Asia, Eropa Selatan, Semenanjung Arab, dan Afrika.

Uber mengoperasikan layanan pengiriman makanannya sendiri, Uber Eats, termasuk di banyak kota di Jerman.

Pekan lalu, Delivery Hero mengatakan Uber kini memegang 19,5 persen dari modal sahamnya, naik dari sekitar 7 persen.

Analis Giles Thorne dari Jefferies menilai proposal 33 euro per saham belum cukup, karena beberapa investor menginginkan harga di atas 40 euro per saham.

>>> Pemkab Brebes Salurkan 4.116 Paket Bansos Sembako Wardoyo

Sementara itu, Financial Times melaporkan bahwa DoorDash, pesaing Uber, juga telah mendekati pemegang saham Delivery Hero, terutama tertarik pada merek Talabat dan HungerStation di Timur Tengah serta bisnis Yemeksepeti di Turki.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru