unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Gelar Rapat Kabinet Penuh di Camp David

Trump Gelar Rapat Kabinet Penuh di Camp David

Trump Gelar Rapat Kabinet Penuh di Camp David
Presiden AS Donald Trump bersama anggota kabinet di Camp David
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump diperkirakan akan mengadakan pertemuan dengan seluruh anggota kabinetnya pada Rabu di Camp David.

Hal ini dikonfirmasi oleh pejabat Gedung Putih pada Selasa.

>>> China Harap Pihak Konflik Iran Tetap Berkomitmen pada Gencatan Senjata

IN2

Pertemuan ini berlangsung di tengah ketidakpastian setelah serangan baru AS terhadap Iran pada Senin. Pejabat AS menyatakan serangan itu tidak melanggar gencatan senjata.

Sementara itu, pejabat Iran menyebut serangan tersebut sebagai "pelanggaran berat" terhadap gencatan senjata dan mengancam akan melakukan pembalasan.

Trump sebelumnya mengatakan pada akhir pekan bahwa kesepakatan damai "sebagian besar telah dinegosiasikan". Namun, ia meralat pernyataan itu melalui unggahan pada Senin sebelum serangan terjadi.

in2

Dalam unggahan berikutnya, Trump menyatakan bahwa kesepakatan "akan menjadi kesepakatan yang hebat dan berarti, atau tidak akan ada kesepakatan sama sekali".

Ia juga menyebutkan permintaan "wajib" agar negara-negara Timur Tengah menandatangani Abraham Accords untuk menormalisasi hubungan dengan Israel sebagai bagian dari kesepakatan.

>>> Trump Nyatakan Kesehatan Sempurna Usai Pemeriksaan Fisik

Trump juga menuntut Iran menyerahkan "debu nuklir" terlebih dahulu.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan kesepakatan bisa memakan waktu "beberapa hari lagi", seperti dilaporkan The Hill.

Trump jarang mengunjungi Camp David, tempat peristirahatan presiden di Maryland. Ini akan menjadi kunjungan keduanya di masa jabatan kedua.

Pada masa jabatan pertama, Trump mengunjungi lokasi tersebut sebanyak 15 kali dan menyebutnya "sangat sederhana".

>>> Perampokan Louvre Bernilai Rp1,6 Triliun Akan Diangkat ke Film

Pertemuan ini diperkirakan akan dihadiri oleh Tulsi Gabbard, Direktur Intelijen Nasional, yang mengumumkan pengunduran dirinya pekan lalu. Ia dijadwalkan meninggalkan posisinya pada akhir Juni.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru