Indeks S&P 500 dan Nasdaq bergerak flat pada perdagangan Rabu, di tengah aksi ambil untung dari rally saham AI.
Investor juga masih mencermati perkembangan negosiasi Timur Tengah.
>>> Trump: AS Belum Puas dengan Negosiasi Iran, Selat Hormuz Akan Terbuka untuk Semua
Dow Jones Industrial Average justru naik 154,75 poin atau 0,31 persen ke 50.616,43.
Sementara S&P 500 turun 4,13 poin atau 0,05 persen ke 7.515,11, dan Nasdaq Composite turun 13,31 poin atau 0,05 persen ke 26.642,87.
Saham Perbankan Tertekan
Sektor perbankan menjadi salah satu pemberat setelah saham JPMorgan Chase turun hampir 2,9 persen.
CEO Jamie Dimon memperingatkan bahwa biaya tahun ini bisa lebih tinggi US$1 miliar dari perkiraan.
Di sisi lain, Gedung Putih membantah laporan TV Iran bahwa Teheran akan memulihkan pengiriman di Selat Hormuz dalam waktu sebulan.
Imbalannya adalah penarikan militer AS dan pencabutan blokade laut.
Saham Teknologi dan Chip Melemah
Saham teknologi turun 0,6 persen setelah mencapai rekor tertinggi pada Selasa.
Saham chip ikut tertekan.
Intel turun lebih dari 3,2 persen, Marvell Technology turun lebih dari 3,8 persen, dan Qualcomm ambles 8 persen.
Indeks Philadelphia SE Semiconductor kehilangan 1,8 persen setelah rekor pada Selasa. Saham Nvidia juga turun 1 persen.
“Setelah kenaikan besar di pasar, tidak mengherankan jika ada jeda,” kata Sean Clark, CIO Clark Capital Management Group.
>>> AS Bertekad Cegah Ebola Masuki Wilayahnya dari Kongo
“Ada banyak hal positif saat ini. Meskipun yang outperformer adalah teknologi, AI, dan tema terkait AI, saya tidak mengabaikan partisipasi pasar secara luas.”
Saham Zscaler anjlok 31 persen setelah perusahaan keamanan cloud itu memproyeksikan pendapatan kuartal keempat di bawah ekspektasi.
