Pemerintah Korea Selatan berencana mengambil tindakan tegas terhadap upaya mengenakan tarif berlebihan kepada turis di destinasi wisata utama.
Hal ini disampaikan Kementerian Keuangan dan Ekonomi pada Kamis, di tengah kekhawatiran kenaikan harga akomodasi di Busan menjelang konser BTS.
>>> Akun Instagram Jung Kook BTS Tiba-tiba Ditangguhkan, Penggemar Bingung
Pengumuman tersebut dibuat dalam rapat satuan tugas antar kementerian.
Beberapa hotel di Busan diduga mengenakan harga yang sangat tinggi kepada pengunjung untuk acara yang dijadwalkan bulan depan.
Langkah Pemerintah
Pemerintah akan mengamankan kamar alternatif di kota-kota tetangga dengan memanfaatkan universitas, fasilitas keagamaan, dan asrama publik.
Akomodasi murah atau gratis akan ditawarkan sejalan dengan konser, dan informasinya akan diumumkan di situs pariwisata resmi Busan.
>>> Samsung Guyur One UI 8.5 ke Galaxy A07 5G, Ponsel Termurah
Pada awal Juni, tim investigasi gabungan pemerintah, termasuk pejabat dari lembaga pengawas persaingan usaha dan otoritas pajak, akan melakukan inspeksi lapangan.
Langkah seperti penghentian operasi bisnis akan diambil jika ditemukan pelanggaran.
Pemerintah Kota Busan juga berencana melakukan inspeksi di tempat-tempat wisata utama.
Kementerian Keuangan menyarankan wisatawan untuk melaporkan pembatalan pemesanan yang tidak adil atau biaya tambahan yang tidak wajar dari akomodasi kepada pihak berwenang.
>>> Hyolyn Dilarikan ke Rumah Sakit, Batal Tampil di Festival Taiwan
BTS dijadwalkan tampil di Busan pada 12-13 Juni. Pada Rabu, Presiden Lee Jae Myung memperingatkan bahwa praktik tarif berlebihan dapat merusak citra Busan secara keseluruhan.