"Awalnya karena rasa ingin tahu," katanya. "Orang-orang di seluruh dunia, di setiap era, tahu tentang naga, meskipun tidak ada yang pernah melihatnya."
>>> Pemerintah Korea Targetkan Ekspor Budaya Capai $110 Miliar pada 2030
Saat menulis draf di perpustakaan, ia tersadar tentang mengapa dan bagaimana ia sampai pada novel kelimanya.
"Tanpa orang-orang yang membaca novel saya dan menafsirkannya dengan cara mereka sendiri, saya tidak akan sampai sejauh ini," ujarnya.
Perjalanan 17 Tahun sebagai Novelis
Cha memulai karier sebagai penulis pada 2009 dengan novel pertamanya, "Goodbye, Hill."
Selama 17 tahun, ia terus menulis dan menerbitkan karya seperti "Today's Forecast," "Mermaid Hunt," dan "Their Day."
"Our Neighborhood Library" menjadi karya pertamanya dalam dua tahun setelah karya sebelumnya terpilih sebagai bahan bacaan universitas dan memenangkan penghargaan sastra.
"If One Day We Look at the Same Star," edisi revisi dari novel debutnya, dipilih sebagai bahan bacaan kelas studi Korea di Universitas Oxford.
Buku itu juga memberinya Hwang Sun-won Literary Award dan Son Ho-yeon Peace Literature Prize. Cha merasa tidak pantas menerima pengakuan tersebut.
"Selama sekitar sebulan setelah menerima penghargaan, saya berhenti menulis karena buku saya terasa begitu mentah," katanya.
"Namun pada akhirnya, saya menyadari bahwa yang bisa saya lakukan hanyalah menulis dengan cara saya sendiri, jadi saya mulai menulis lagi."
Ia bersyukur atas tahun-tahun yang berharga itu.
Meskipun memiliki karier panjang sebagai selebritas, Cha jarang bertemu publik secara langsung. Menulis buku dan mengadakan konser buku memungkinkannya bertemu pembaca secara langsung.
"Saat pertama kali mulai menulis, saya melakukannya tanpa tahu siapa yang akan membaca karya saya," katanya.
"Namun seiring waktu, semakin banyak orang mulai membacanya dan mengenali keberadaan saya. Sekarang saya percaya pengakuan adalah dorongan dan kenyamanan terbesar yang bisa diberikan seseorang kepada orang lain."
>>> Pesona Wisata Lambat di Taean dan Seosan, Pesisir Barat Korea
Cha juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-temannya. "Dukungan mereka memungkinkan saya terus menulis hingga sekarang," pungkasnya.