unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Pemerintah Korea Targetkan Ekspor Budaya Capai $110 Miliar pada 2030

Pemerintah Korea Targetkan Ekspor Budaya Capai $110 Miliar pada 2030

Pemerintah Korea Targetkan Ekspor Budaya Capai $110 Miliar pada 2030
Ekspor budaya Korea mencakup pariwisata, makanan, kecantikan, dan mode
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Korea Selatan menaikkan target ekspor budaya (K-culture) menjadi $110 miliar pada 2030.

Angka ini naik drastis dari target sebelumnya sebesar $35 miliar yang ditetapkan saat Presiden Lee Jae Myong menjabat tahun lalu.

>>> Pesona Wisata Lambat di Taean dan Seosan, Pesisir Barat Korea

IN2

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young, mengumumkan target baru tersebut dalam konferensi pers di Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer di Seoul, Kamis.

Revisi target ini dilakukan setelah pemerintah mendefinisikan ulang cakupan K-culture. Kini, K-culture mencakup pariwisata, K-food, K-beauty, dan K-fashion.

“Pariwisata asing adalah hasil alami dan manfaat tambahan dari K-culture, karena pengunjung datang ke Korea setelah jatuh cinta dengan pesona budayanya,” ujar Chae.

in2

“Kami juga memasukkan permintaan global untuk K-food, K-beauty, dan K-fashion, karena pilihan gaya hidup ini didorong oleh ketertarikan konsumen luar negeri terhadap budaya Korea,” tambahnya.

Dengan metrik baru, kementerian menghitung ulang indikator ekonomi. Hasilnya, ukuran pasar K-culture pada 2025 diperkirakan mencapai 274 triliun won ($182 miliar).

Angka ini mendekati target 300 triliun won yang dicanangkan pemerintah sebelumnya.

>>> The Trinity Gallery Gelar Pameran 3 Seniman untuk 140 Tahun Hubungan Korea-Prancis

Perhitungan ulang juga menunjukkan ekspor K-culture sudah mencapai $71,8 miliar. Sektor ini menjadi ekspor terbesar ketiga setelah semikonduktor ($173,4 miliar) dan otomotif ($72 miliar).

Chae menjelaskan bahwa keputusan menaikkan target didasari keterbatasan model statistik lama.

Model sebelumnya terlalu fokus pada kreasi budaya, konten, dan seni tradisional, sehingga mengabaikan sektor ekonomi berbasis merek yang penting.

“Di saat banyak sektor tradisional menghadapi tantangan, data statistik yang ditingkatkan membuktikan bahwa sektor K-culture adalah mesin lain yang dapat memimpin masa depan kami,” kata Chae.

Untuk menjaga pertumbuhan, pemerintah berencana memberikan lebih banyak potongan pajak dan dukungan finansial bagi industri budaya.

>>> 5 Mitos Belajar Bahasa Asing yang Sering Disalahpahami

Investasi juga akan ditingkatkan di berbagai genre seni dan pembangunan infrastruktur pariwisata di luar Seoul.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru