Grup K-pop aespa merilis album studio kedua mereka, "LEMONADE," pada Jumat. Album ini berisi 11 lagu dengan lagu utama elektronik yang sarat synthesizer.
Judul lagu utama terinspirasi dari pepatah "if life gives you lemons, make lemonade." Para anggota mengatakan lagu ini membawa pesan untuk mengubah kesulitan menjadi peluang.
>>> Sinopsis Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Petualangan Baru Lima Sahabat
Karina, Winter, Giselle, dan Ningning menggelar konferensi pers pada Kamis di sebuah hotel di Distrik Songpa, Seoul, sehari sebelum album dirilis.
Mereka membahas proses kreatif dan makna di balik album ini.
"Album studio baru ini memiliki banyak arti bagi kami," kata Karina. "Banyak orang menunjukkan cinta untuk album pertama kami, jadi kami bersiap dengan tekanan dan kegembiraan.
Kami memikirkan matang-matang apa yang ingin ditunjukkan. Saya pikir kami bisa menunjukkan seberapa besar perkembangan kami."
Lagu Utama dan Kolaborasi
Lagu utama "LEMONADE" adalah lagu dansa elektronik dengan suara synthesizer-bass yang kuat dan adiktif. Winter menggambarkan lagu ini memiliki nuansa keren yang cocok untuk musim panas.
"Bahkan saat situasi berbahaya dan kacau melanda, pesannya adalah mencampurnya dan meminumnya dengan rasa senang," kata Winter.
Ningning, vokalis utama, berbagi momen di balik layar saat rekaman. "Ada ad-lib lucu yang kami rekam tepat setelah salah satu bait," katanya sambil tertawa.
"Saya juga memiliki bagian dalam bahasa Spanyol, dan saya memeriksa pelafalan saya setiap kali merekam."
Album ini sangat kontras dengan singel ganda pra-rilis "WDA (Whole Different Animal)," sebuah lagu hip-hop berat yang menampilkan G-Dragon.
>>> Kuasa Hukum Kim Soo-hyun Isyaratkan Tuntutan Ganti Rugi Rp 300 M
Giselle menggambarkan kedua lagu itu berada dalam register emosional yang berbeda. "'WDA' gelap dan luar biasa," katanya.