Aktor sekaligus penulis Cha In-pyo meluncurkan novel kelimanya, "Our Neighborhood Library". Buku ini menjadi ungkapan rasa terima kasihnya kepada para pembaca.
"Sebuah novel dimulai oleh penulis, tetapi pembacalah yang menyelesaikannya," kata Cha dalam konferensi pers di Distrik Jung, Seoul, Rabu.
>>> Sohn Suk-hee Kembali ke Radio MBC Setelah 13 Tahun
"Saya menuangkan rasa terima kasih itu ke dalam buku ini."
Novel Metafiksi tentang Pelukis Goguryeo
Novel ini merupakan karya pertama Cha dalam dua tahun terakhir.
Ia menggunakan pendekatan metafiksi, mengikuti seorang penulis kontemporer yang disebut "aku" yang menulis tentang seorang pelukis di Goguryeo, kerajaan kuno Korea.
Dalam prosesnya, ia merenungkan hasrat, kematian, dan makna yang dibawa oleh catatan sejarah.
Cha membuka konferensi pers dengan kerendahan hati dan rasa terima kasih, mencerminkan tema utama buku barunya.
"Ada begitu banyak penulis hebat di Korea," ujar Cha. "Saya tidak berpikir apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang istimewa.
Itu membuat saya semakin bersyukur bisa berada di sini."
"Our Neighborhood Library" dibuka dengan seorang penulis di perpustakaan kecil yang mengerjakan cerita tentang Bun-gak, seorang pelukis era Goguryeo.
Bun-gak percaya ia hanya boleh melukis apa yang dilihat dengan matanya sendiri.
Ketika seorang bangsawan memerintahkannya melukis naga, Bun-gak dipaksa melakukan imajinasi yang mustahil.
Suatu hari, seekor naga sungguhan muncul di hadapan penulis di masa kini, membisikkan kata-kata yang mengganggu ambisinya menjadi penulis laris dan pemahamannya tentang batas penciptaan.
Buku ini menelusuri perjalanan batin penulis saat ia perlahan belajar terhubung dengan orang lain. Cha mengatakan novel ini memakan waktu satu setengah tahun untuk diselesaikan.
Berbeda dengan karya sebelumnya, penulis diproyeksikan ke dalam buku sebagai karakter. Cha awalnya hanya ingin menulis cerita tentang naga.
