unique visitors counter
⌂ Beranda News Karyawan Google Didakwa Insider Trading di Polymarket, Raup Rp19 Miliar

Karyawan Google Didakwa Insider Trading di Polymarket, Raup Rp19 Miliar

Karyawan Google Didakwa Insider Trading di Polymarket, Raup Rp19 Miliar
Ilustrasi logo Polymarket dan Google
A A Ukuran Teks16px

Jaksa federal Amerika Serikat menjatuhkan dakwaan insider trading terhadap seorang karyawan Google pekan ini.

Pria berusia 36 tahun itu diduga menggunakan informasi rahasia perusahaan untuk meraup keuntungan lebih dari $1,2 juta atau sekitar Rp19 miliar di platform prediksi pasar Polymarket.

>>> Wajah Trump Berpotensi Muncul di Uang Kertas $250

IN2

Dalam pengaduan yang dibuka di New York, tersangka diidentifikasi sebagai Michele Spagnuolo, warga negara Italia yang tinggal di Swiss.

Ia telah bekerja di Google sejak 2014.

Dengan nama online "AlphaRaccoon," Spagnuolo diduga menggunakan data internal Google 'Year in Search' 2025 sebelum dipublikasikan.

in2

Data itu digunakan untuk memasang taruhan di Polymarket mengenai orang yang paling banyak dicari di Google tahun lalu.

"Dakwaan pekan ini menegaskan pesan yang sudah lama ada: orang dalam perusahaan tidak dapat menggunakan informasi bisnis rahasia untuk meraup untung di pasar kita," kata Jay Clayton, Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Rabu.

Spagnuolo diduga melakukan perdagangan Polymarket baru saat data pencarian internal Google berkembang, dari Oktober hingga Desember tahun lalu.

Awalnya ia bertaruh bahwa Kendrick Lamar akan menjadi yang teratas dalam tren pencarian orang tahun lalu.

Namun setelah data internal Google menunjukkan bahwa penyanyi alt-pop D4vd memimpin lonjakan pencarian, ia memasang taruhan baru.

D4vd, yang nama aslinya David Burke, didakwa bulan lalu atas pembunuhan remaja 14 tahun Celeste Rivas Hernandez.

Menggunakan taruhan "ya" atau "tidak" di Polymarket, Spagnuolo juga melakukan serangkaian perdagangan tentang individu lain yang akan atau tidak akan masuk dalam peringkat tren pencarian Google 2025.

Setelah data dipublikasikan pada 4 Desember, akun AlphaRaccoon segera meraup keuntungan besar.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru