Amazon dan Globalstar telah menyelesaikan kesepakatan akuisisi senilai $11 miliar. Sebagai bagian dari transaksi, Amazon harus membeli saham Apple sebesar 20% di Globalstar.
Kesepakatan ini bermula dari komitmen Apple dan Globalstar pada 2024 senilai $1,1 miliar, termasuk pembelian saham senilai $400 juta.
>>> Sony Bravia 7 II Hadir di India dengan Teknologi True RGB dan Fitur AI Google TV
Kini, Amazon mengambil alih kepemilikan tersebut.
Amazon berencana memperluas bisnis layanan satelitnya yang disebut Amazon Leo. Layanan ini bertujuan menyediakan konektivitas broadband latensi rendah melalui konstelasi satelit orbit rendah, mirip dengan Starlink.
Untuk menyelesaikan merger, Amazon membentuk anak perusahaan baru bernama "Grapefruit Acquisition Sub II, LLC". Nama ini dianggap sebagai sindiran halus terhadap Apple.
>>> Vivo T5 Resmi Meluncur di Meksiko dengan Baterai 7.200 mAh dan Layar 120Hz
Globalstar memainkan peran penting dalam menyediakan layanan satelit untuk Apple.
Oleh karena itu, fitur Emergency SOS dan Roadside Assistance di iPhone serta Apple Watch tetap berfungsi seperti biasa.
Amazon berjanji bahwa kesepakatan ini tidak akan memengaruhi Apple sama sekali. Perusahaan bahkan menyatakan akan terus bekerja sama dengan Apple untuk menyediakan lebih banyak layanan.
>>> Valve Naikkan Harga Steam Deck Hingga 46%, Pengamat Sebut Ini Lelucon
Ke depannya, Amazon juga akan mencari perluasan kemitraan dan menyediakan layanan satelit kepada produsen ponsel pintar lainnya.
