unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Review Film: Children of Heaven (2026) – Adaptasi Emosional dengan Jawaban yang Dinanti

Review Film: Children of Heaven (2026) – Adaptasi Emosional dengan Jawaban yang Dinanti

Review Film: Children of Heaven (2026) – Adaptasi Emosional dengan Jawaban yang Dinanti
Poster film Children of Heaven 2026
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Hanung menyelipkan kritik sosial-politik dengan porsi pas, seperti pilihan latar 1988. Namun, jika dikaitkan dengan kemiskinan dan harga pangan, latar 1993-1997 mungkin lebih logis.

Terlepas dari itu, Hanung luwes memainkan mood dan visual. Adegan pembuka one long shot cerdas menekankan latar cerita.

Sinematografer Faozan Rizal menghasilkan frame estetik tanpa mempercantik kemiskinan.

alt mid

Tim seni, kostum, dan desain produksi layak diapresiasi karena berhasil menampilkan Semarang 40 tahun lalu.

Namun, ada koreksi pada jilbab Zahra yang terlalu chic untuk anak SD era 80-an, serta ketidaksesuaian dengan aturan seragam 1982 yang melarang jilbab.

Sayangnya, momen sol sepatu Ali jebol setelah marathon kurang diekspos dibanding versi asli. Padahal, adegan itu sangat emosional dalam film 1997.

alt mid

Berlian Jared Ali dan Humaira Jahra

Buket bunga terbesar layak diberikan kepada Jared Ali dan Humaira Jahra. Chemistry mereka sebagai kakak-adik terasa lebih kuat dibanding pemeran asli.

>>> Rekomendasi Film Baru di Bioskop Akhir Pekan Ini: Children of Heaven hingga Sekawan Limo 2

Performa mereka, ditambah akhir yang pantas, menjadikan Children of Heaven (2026) jawaban yang ditunggu penonton setia.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru