unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Bisa Kuras Rekening Jarak Jauh

Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Bisa Kuras Rekening Jarak Jauh

Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Bisa Kuras Rekening Jarak Jauh
Ilustrasi HP dengan NFC (Freepik)
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan keamanan siber Kaspersky melaporkan lonjakan drastis serangan berbasis Near Field Communication (NFC) pada perangkat Android.

Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah serangan meningkat 188 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

>>> Asus Luncurkan ProArt P16 dan P14 dengan Superchip Nvidia RTX Spark di Computex 2026

IN2

Data telemetri Kaspersky menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber semakin aktif mengeksploitasi teknologi pembayaran nirsentuh. Tujuannya untuk mencuri data kartu perbankan dan menguras rekening korban.

Lebih dari 35 Ribu Serangan Berhasil Diblokir

Kaspersky berhasil memblokir sekitar 35.600 serangan yang melibatkan berbagai keluarga malware Android berbasis NFC.

Angka ini melonjak tajam dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang hanya mencatat sekitar 12.300 serangan.

in2

Beberapa malware yang sering digunakan antara lain SuperCard X, PhantomCard, NGate, serta berbagai versi modifikasi berbahaya dari alat NFCGate.

Meski mayoritas serangan masih terdeteksi di Rusia, tren ancaman serupa mulai berkembang di Amerika Latin dan Eropa.

Dua Modus Utama yang Digunakan Penjahat Siber

Peneliti Kaspersky menemukan dua metode utama yang digunakan untuk mengeksploitasi NFC pada Android.

>>> AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya

Modus NFC Langsung: Pelaku menghubungi korban melalui aplikasi pesan instan dengan dalih verifikasi identitas atau pembaruan layanan perbankan.

Korban diarahkan mengunduh aplikasi palsu yang menyamar sebagai aplikasi keuangan resmi. Setelah terinstal, korban diminta menempelkan kartu ATM atau debit ke ponsel yang terinfeksi dan memasukkan PIN.

Tanpa disadari, seluruh data kartu dicuri dan dikirim ke pelaku.

Modus NFC Terbalik: Dalam skema ini, pelaku memanfaatkan perangkat Android yang sudah terinfeksi untuk membaca data NFC dari kartu korban dari jarak dekat.

Data kemudian digunakan untuk melakukan transaksi ilegal atau kloning kartu.

>>> Google Buka Toko Fisik Pertama di Luar AS di Tokyo Musim Panas Ini

Kaspersky mengingatkan pengguna Android untuk waspada terhadap aplikasi mencurigakan dan tidak sembarangan menempelkan kartu ke perangkat yang tidak dikenal.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru