SpaceX, perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk, berencana menggalang dana setidaknya $75 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO) yang akan menjadi rekor terbesar sepanjang sejarah.
Hal ini disampaikan oleh dua sumber yang mengetahui rencana tersebut kepada Reuters pada Selasa (3/6).
>>> Saham Global Menguat Didorong Optimisme AI, Kekhawatiran Iran Masih Ada
Setelah melakukan pertemuan awal dengan investor atau proses 'testing the waters', perusahaan mengindikasikan target valuasi mencapai $1,75 triliun, termasuk opsi greenshoe.
Opsi greenshoe memberikan hak kepada penjamin emisi untuk menjual saham tambahan jika permintaan investor melebihi ekspektasi.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa SpaceX mempertimbangkan perkiraan valuasi awal sekitar $1,75 triliun pada IPO. Roadshow untuk IPO dijadwalkan dimulai pada Kamis (5/6).
>>> Iran Hentikan Komunikasi dengan Mediator soal Gencatan Senjata Lebanon
Rencana tersebut, termasuk besaran dana yang dihimpun, dapat berubah seiring berlangsungnya pertemuan dengan investor.
IPO ini akan memberikan kesempatan langka bagi investor publik untuk membeli saham SpaceX, yang telah menjadi permata mahkota kerajaan bisnis orang terkaya di dunia.
IPO diperkirakan akan terstruktur sebagai penawaran all-primary, artinya seluruh dana akan masuk ke perusahaan, bukan kepada pemegang saham yang ada.
>>> Rubio: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Makin Aktif
SpaceX belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.