unique visitors counter
⌂ Beranda News Iran Hentikan Komunikasi dengan Mediator soal Gencatan Senjata Lebanon

Iran Hentikan Komunikasi dengan Mediator soal Gencatan Senjata Lebanon

Iran Hentikan Komunikasi dengan Mediator soal Gencatan Senjata Lebanon
Bendera Iran dan Lebanon
A A Ukuran Teks16px

Iran menghentikan komunikasi dengan mediator mengenai perpanjangan gencatan senjata dalam perang melawan AS dan Israel. Dua kantor berita semi-resmi Iran, Fars dan Tasnim, melaporkan hal ini pada Selasa.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan terkait pertempuran Israel melawan Hizbullah di Lebanon.

>>> Rubio: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Makin Aktif

IN2

Penghentian komunikasi ini kemungkinan bertujuan meningkatkan tekanan pada Presiden AS Donald Trump dalam negosiasi gencatan senjata.

Iran juga ingin melonggarkan cengkeraman Republik Islam di Selat Hormuz, jalur vital bagi minyak dan gas dunia.

Trump diharapkan dapat mendorong Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk memperlambat laju pasukannya di Lebanon.

in2

Fars dan Tasnim diyakini dekat dengan Garda Revolusi Iran. Laporan mereka muncul saat konflik di Iran dan Lebanon semakin terkait.

Iran bersikeras bahwa gencatan senjata di Lebanon harus disertai dengan penghentian pertempuran di sana. Hizbullah merupakan sekutu utama Iran dalam poros perlawanan terhadap Israel.

Seorang pejabat regional yang terlibat dalam mediasi, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan Iran tidak berkomunikasi sama sekali pada Selasa.

Iran menyatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon harus ditegakkan agar negosiasi dapat dilanjutkan. Israel dan AS tetap menganggap pertempuran di Lebanon terpisah dari perundingan perang Iran.

Inflasi Iran Capai Rekor Tertinggi

Sementara itu, inflasi tahunan Iran pada Mei mencapai level yang belum terlihat sejak Perang Dunia II. Hal ini mempertegas tekanan ekonomi yang dihadapi rakyat Iran.

>>> Blanche Kembali ke Capitol Hill, Trump Kaji Ulang Dana Rp28,8 Triliun

Bank Sentral Iran melaporkan indeks harga konsumen mencapai 77,2 persen pada Mei dibandingkan tahun sebelumnya, naik 8,5 persen dari April.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru