Korea Tourism Organization (KTO) mengumumkan kampanye besar untuk memanfaatkan gelombang penggemar BTS yang akan datang ke Busan pada Juni.
Kampanye ini bertujuan mengubah konser akhir pekan menjadi dorongan ekonomi regional selama sebulan penuh.
>>> 5 Benda Paling Menonjol dalam Pameran 140 Tahun Persahabatan Korea-Prancis
Acara BTS "The City" dijadwalkan pada 12 dan 13 Juni di Busan.
KTO bekerja sama dengan Naver dan platform perjalanan global untuk meluncurkan "BE LOCAL", sebuah inisiatif digital yang menyoroti tempat-tempat tersembunyi.
Inisiatif ini mencakup pemetaan berbahasa Inggris dan paket perjalanan khusus.
Mengubah Rute Wisata
Operator lokal seperti Hanatour ITC mulai merancang ulang paket wisata yang biasanya berpusat di Seoul dan Pyeongchang.
Rute baru kini mencakup Busan dan provinsi sekitarnya.
"Acara Hallyu besar memberikan peluang utama untuk mengarahkan pengunjung asing ke daerah-daerah di Korea," kata Han Yeo-ok, direktur departemen konten pariwisata internasional KTO.
>>> Ridi Catat Lonjakan Volume Transaksi Web Novel Fantasi 50 Kali Lipat
Infrastruktur pariwisata regional selama ini kesulitan mempertahankan perhatian wisatawan asing setelah mereka meninggalkan ibu kota.
Pemerintah menyediakan layanan konserjet khusus untuk influencer digital global.
Pemerintah juga memperluas help desk multibahasa di Bandara Internasional Gimhae dan meluncurkan panduan digital tentang transportasi dan keselamatan lokal.
Busan sendiri bersiap menyambut penggemar dengan pusat sambutan pop-up di Stasiun Busan dan alun-alun Stadion Utama Asiad.
Pihak kota akan membagikan kipas Taegeuk tradisional Korea, motif yang terkenal dalam video musik BTS, untuk menarik pengunjung ke paviliun regional.
Proyek ini menjadi ujian apakah kekuatan budaya dapat merancang ulang pariwisata secara sistematis.
>>> 5 Mitos Diet yang Menyesatkan Saat Menurunkan Berat Badan
Dengan mengubah konser lokal menjadi pintu masuk nasional, pejabat berharap dampak ekonomi terus terasa di seluruh negeri setelah musik berhenti di Busan.