unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News AS dan Iran Saling Serang Setelah Trump Tuduh Tehran Tembak Jatuh Helikopter

AS dan Iran Saling Serang Setelah Trump Tuduh Tehran Tembak Jatuh Helikopter

AS dan Iran Saling Serang Setelah Trump Tuduh Tehran Tembak Jatuh Helikopter
Helikopter Apache Angkatan Darat AS
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran pada Rabu, 10 Juni 2026, sebagai respons atas jatuhnya sebuah helikopter Apache di dekat Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menuding Iran menembak jatuh pesawat tersebut.

>>> 21 Orang Diamankan Usai Tontonan Bareng Knicks yang Ricuh

alt top

Iran membalas dengan meluncurkan serangan ke Bahrain dan Kuwait. Kedua negara itu membunyikan alarm dan menembakkan pertahanan udara.

Iran juga mengaku menargetkan pangkalan udara di Yordania yang menjadi tempat pasukan AS, namun klaim itu belum dikonfirmasi oleh pejabat AS maupun Yordania.

Serangan Balasan Iran

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa pasukan asing di dekat wilayah Iran "selalu dalam risiko".

alt mid

Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan membiarkan serangan apa pun tanpa jawaban.

"Tinggalkan wilayah kami jika Anda ingin aman," tulis Araghchi di media sosial X.

Serangan ini terjadi sehari setelah Iran dan Israel saling tembak untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata dua bulan lalu.

Televisi negara Iran melaporkan bahwa serangan Israel menewaskan setidaknya dua anggota unit pertahanan udara Iran.

Jatuhnya Helikopter Apache

Helikopter serang AH-64 Apache jatuh setelah bertabrakan dengan drone Iran, menurut seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim.

>>> Korban Tewas Gempa Filipina Bertambah Jadi 46 Orang

Belum jelas apakah tabrakan itu disengaja, dan penyelidikan masih berlangsung.

Dua penerbang berhasil diselamatkan oleh kapal drone pada pukul 03.30 waktu setempat, sekitar dua jam setelah helikopter jatuh saat patroli di lepas pantai Oman.

Trump menyatakan kedua prajurit itu "selamat dan tidak terluka".

Kapten Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, mengatakan ini adalah penyelamatan drone pertama yang diketahui oleh militer AS.

Drone yang digunakan adalah Corsair sepanjang 7,3 meter buatan Saronic Technologies, yang ditugaskan ke Satuan Tugas 59 Angkatan Laut.

Ketegangan Sebelumnya

Sebelum menuduh Iran, Trump menyatakan optimisme baru atas negosiasi dengan Iran. Mediator yang dipimpin Pakistan telah berusaha mencapai kesepakatan, namun kedua pihak mengambil posisi keras.

AS ingin Iran menyerahkan stok uranium yang diperkaya tinggi, sementara Iran menolak dan menuntut pencabutan sanksi serta pembebasan aset beku.

Pertempuran antara Israel dan Hizbullah tetap menjadi prioritas utama Iran.

>>> AS dan Iran Saling Serang Udara Setelah Trump Tuding Teheran Tembak Jatuh Helikopter

Kepala Angkatan Darat Lebanon, Jenderal Rodolphe Haykal, bepergian ke Pakistan pada Selasa untuk bertemu dengan Panglima Angkatan Darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, yang menjadi tokoh kunci dalam perundingan Iran-AS.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru