Negosiasi Intensif di Tengah Serangan
Meskipun terjadi serangan terbaru, tiga sumber Iran dan pejabat Barat mengatakan perundingan AS-Iran telah meningkat.
Beberapa isu masih perlu dibahas secara rinci, termasuk mekanisme pembebasan miliaran dana Iran yang dibekukan.
Iran menginginkan dananya di luar negeri dibekukan dan dilepaskan langsung ke Teheran, sementara Washington ingin melepaskan dana secara bertahap untuk barang-barang kemanusiaan.
>>> Kim Jong-un Kirim Pesan ke Putin Jelang Hari Nasional Rusia
Tuntutan Teheran juga mencakup penghentian serangan Israel di Lebanon, pencabutan sanksi terhadap Iran, dan pengakuan atas kendali Iran atas Selat Hormuz.
Trump mengatakan Iran harus mengakhiri pembatasan pengiriman melalui selat tersebut dan setiap kesepakatan damai harus memastikan Iran tidak dapat mengembangkan senjata nuklir.
Iran membantah memiliki ambisi semacam itu.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya mengatakan bahwa jika perlu bernegosiasi dengan bom, mereka akan melakukannya.
Trump mengonfirmasi bahwa AS masih berbicara dengan Iran untuk mencapai kesepakatan, namun ia lebih memilih mengambil alih Pulau Kharg.
Korban dan Dampak Politik
Dalam serangan terbaru, AS menyerang target di seluruh Iran pada Kamis dan Teheran menembaki pangkalan AS di kawasan tersebut.
Garda Revolusi Iran mengatakan telah menembaki target militer AS di pangkalan udara di Kuwait, Yordania, dan Bahrain, serta menyerang Armada Kelima AS di Bahrain.
Jajak pendapat menunjukkan peringkat persetujuan Trump menurun akibat kemarahan pemilih atas harga bensin yang tinggi.
Beberapa anggota Partai Republik khawatir perang yang tidak populer dapat merugikan mereka dalam pemilu sela November.
India menuntut diakhirinya serangan terhadap kapal India setelah tiga pelaut India tewas dalam serangan militer AS terhadap sebuah kapal tanker di lepas pantai Oman.
>>> Bank Sentral Eropa Naikkan Suku Bunga untuk Lawan Inflasi Akibat Perang Iran
Angkatan Laut AS telah menyerang tiga kapal dengan awak India pekan ini.