unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News Trump Batalkan Serangan ke Iran, Klaim Ada Kemajuan Negosiasi

Trump Batalkan Serangan ke Iran, Klaim Ada Kemajuan Negosiasi

Trump Batalkan Serangan ke Iran, Klaim Ada Kemajuan Negosiasi
Presiden AS Donald Trump di Kantor Oval
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer baru ke Iran pada menit-menit terakhir, Kamis waktu setempat.

Trump mengatakan negosiasi dengan Teheran telah mencapai level tertinggi kepemimpinan Iran dan mendapat persetujuan dari koalisi luas negara-negara regional.

>>> Trump Batalkan Serangan ke Iran yang Direncanakan Kamis Malam

alt top

Pembatalan dramatis ini terjadi beberapa jam sebelum serangan dijadwalkan dilaksanakan.

Detail terobosan diplomatik setelah lebih dari tiga bulan perang masih belum jelas dalam unggahan Trump di Truth Social.

"Berdasarkan fakta bahwa diskusi dengan Republik Islam Iran telah dibawa ke level tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, membatalkan serangan dan pemboman yang dijadwalkan terhadap Iran malam ini," tulis Trump.

alt mid

"Diskusi dan poin akhir, baik secara konsep maupun detail, telah disetujui oleh semua pihak yang terlibat, termasuk Amerika Serikat, Israel, Arab Saudi, UEA, Qatar, Turki, Pakistan, Bahrain, Kuwait, Yordania, Mesir, dan lainnya," tambahnya.

Trump menegaskan blokade laut akan tetap berlaku penuh hingga transaksi ini final.

"Waktu dan tempat penandatanganan akan diumumkan segera," katanya.

Belum ada komentar langsung dari Iran.

Trump berulang kali mengklaim kesepakatan dengan Teheran sudah dekat, namun pemerintah Iran membantahnya.

Sebelumnya, Trump mengatakan AS akan menghantam Iran "sangat keras malam ini" dan bahkan ingin mengambil alih Pulau Kharg, pusat infrastruktur minyak Iran.

Serangan selama dua hari oleh kedua belah pihak di Teluk tampaknya mengancam kembalinya perang skala penuh.

Gencatan senjata rapuh telah berlaku sejak awal April.

>>> Pulau Kharg Iran: Kunci Ekspor Minyak dan Target Berisiko Tinggi

Sumber Iran dan pejabat Barat sebelumnya mengatakan pembicaraan tidak langsung AS-Iran tentang kesepakatan damai awal telah meningkat.

alt under
D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
alt mid
📰 Update Terbaru