Ia memeriksa peta lagi dan menemukan cabang lain berjarak 5 kilometer. Karena sudah naik Uber, jarak ekstra terasa masih bisa ditempuh.
Percobaan ketiga juga gagal. Jalan diblokir untuk parade kebanggaan hari itu, memaksanya berjalan kaki hampir 30 menit melewati jalanan hujan.
Cabang itu juga tidak memiliki gelas Son.
Seorang karyawan berusia 23 tahun bernama Alicia tampak memahami kekecewaannya. "Gelas Son Heung-min adalah yang paling populer," katanya sambil menunjukkan gestur hati ala Korea.
>>> Provinsi Gyeongsang Utara Tetapkan 6 Destinasi Wisata Kesehatan Baru
Keras kepala mulai mengambil alih. Ia memutuskan mencoba toko yang lebih besar berjarak 7 kilometer.
Ia memesan Uber lagi, tetapi kerumunan telah berkumpul di alun-alun untuk menonton Brasil bertanding, membuat rute hampir tidak mungkin dilalui mobil.
Tidak lama kemudian, ia turun dan berjalan kaki, menerobos udara lembap menuju McDonald's lainnya.
Saat masuk, seorang anak laki-laki berdiri dengan gelas Sonny di tangannya, tersenyum cerah. Pikiran buruk muncul: bagaimana jika ia mengambil yang terakhir?
Ia bergegas ke konter dan bertanya apakah masih ada.
Waktu menunggu saat karyawan memeriksa stok terasa lebih lama daripada dua jam yang pernah ia habiskan di luar Kedutaan Besar AS untuk mendapatkan visa peliputan Piala Dunia.
Akhirnya, karyawan itu kembali dengan senyum ramah dan gelas Son Heung-min. Ia membayar 229 peso (US$13,33).
Makanannya terdiri dari Big Mac, kentang goreng, Coke, dan gelas itu.
Lega segera berubah menjadi malu. Ia merasa bersalah karena curiga pada anak laki-laki itu sebelumnya.
Untuk menebusnya, ia memotret Mateo, 10 tahun, sebelum duduk menikmati makanannya.
Saat makan siang, ia membuka aplikasi penghitung langkah. Dalam dua jam, ia telah berjalan 9 kilometer.
Itu lebih dari jarak yang ditempuh Son dan Lee Jae-sung saat melawan Republik Ceko (7,3 kilometer masing-masing), dan lebih dari Lee Tae-seok (7,7 kilometer).
Tentu, mereka berlari sementara ia berjalan.
Namun, bagi orang biasa tanpa latihan ketinggian, 9 kilometer di ketinggian 1.560 meter di atas permukaan laut sudah cukup menguras tenaga.
Setelah pencarian melelahkan itu, gelas Son di tangannya terasa berharga.
>>> Momen Webtoon CEO Nvidia Sorot Kebangkitan Komik Digital Korea
Melihat Mateo berseri-seri dengan gelasnya sendiri, ia membatalkan rencana Karrot Market dan memutuskan memberikan gelas itu kepada putranya.
