Para pemimpin negara-negara industri utama yang tergabung dalam Group of Seven (G7) memulai hari pertama KTT mereka di Evian-les-Bains, Prancis, pada Selasa (16/6) dengan agenda yang padat.
Pembahasan utama meliputi upaya mengakhiri perang Rusia di Ukraina serta krisis di Timur Tengah. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy hadir dalam KTT tersebut atas undangan tuan rumah Prancis.
>>> Tas Hadiah Gratis Konser BTS Dijual dengan Harga Selangit di Pasar Sekunder
Pembahasan Ukraina dan Timur Tengah
Pembahasan mengenai Ukraina dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri perang AS melawan Iran yang berlangsung selama 3,5 bulan.
Dalam beberapa pekan terakhir, konflik Iran telah menggeser perhatian dari perang di Ukraina yang diluncurkan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih dari empat tahun lalu.
Trump mengatakan telah melakukan pembicaraan yang baik dengan Zelenskyy dan Putin pada hari Minggu.
“Sekarang setelah (Iran) selesai, kami akan fokus pada itu,” ujarnya saat pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin.
Macron menyatakan akan berusaha meyakinkan Trump untuk terus mendukung Ukraina dan meningkatkan tekanan pada Rusia demi mencapai kesepakatan damai.
Beberapa jam sebelum KTT G7 dimulai, Rusia meluncurkan ratusan drone dan puluhan rudal ke kota-kota besar Ukraina, menewaskan 11 orang dan membakar sebuah landmark keagamaan.
Sesi kerja pada hari Selasa juga mencakup diskusi tentang “mengakhiri krisis dan memastikan stabilitas di Timur Tengah.”
Pemimpin Mesir, Qatar, dan Uni Emirat Arab dijadwalkan bergabung dalam pembahasan tersebut.
Ketegangan AS-Eropa dan Respons atas Iran
Dalam beberapa bulan terakhir, Trump memiliki perbedaan pendapat tajam dengan Macron, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
