Sedikitnya 12 orang tewas dan terluka dalam serangan drone Ukraina yang menghantam target industri dan sipil di kota Nizhnekamsk, Rusia, pada Senin (10/8).
Wali Kota Nizhnekamsk, Radmir Belyayev, menyatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa target industri dan sipil yang tidak spesifik terkena serangan, dan serangan tersebut masih berlangsung.
>>> Iran Tunjuk Mohsen Rezaei sebagai Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi
Kilang Minyak Utama Terkena Serangan
Berbagai media Rusia melaporkan bahwa kilang minyak di wilayah tersebut, yang merupakan salah satu yang paling maju secara teknologi di Rusia, terkena serangan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap mengepul di atas apa yang tampak seperti kilang minyak, namun Reuters belum dapat memverifikasi keaslian rekaman tersebut.
>>> Prospek Industri Robot Humanoid Cerah, Siapa Penguasanya?
Kilang TANECO milik Tatneft, yang sebelumnya menjadi sasaran Ukraina pada awal Juni, memproses 17 juta ton minyak mentah pada 2024, menghasilkan 2,7 juta ton bensin dan 8,5 juta ton solar.
Masa Berkabung Diumumkan
Kepala Wilayah Tatarstan, Rustam Minnikhanov, telah mengumumkan masa berkabung setelah serangan Ukraina tersebut, kata Wali Kota Belyayev.
>>> PLN Dinilai Perlu Bentuk Subholding Khusus untuk Percepatan EBT
Ukraina telah meningkatkan serangan terhadap kilang minyak Rusia dalam beberapa bulan terakhir, yang menyebabkan kelangkaan bahan bakar di banyak wilayah Rusia, meskipun pihak berwenang mengatakan sebagian besar masalah awal telah teratasi.

