Samsung menjadi alternatif terkuat mereka.
Hanya ada tiga perusahaan di dunia yang mampu memproduksi chip canggih: TSMC, Samsung, dan Intel.
TSMC memproduksi chip paling canggih dan mendominasi pasar, disusul Samsung yang sebelumnya kesulitan merebut pelanggan besar. Namun, situasi kini mulai berubah.
Intel memang perusahaan besar, tetapi bisnis manufaktur kontraknya masih dalam tahap awal dalam skala eksternal.
Karena permintaan chip AI dan berkinerja tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya, kapasitas produksi TSMC tidak mampu mengimbangi permintaan.
Hal ini memaksa perusahaan mendiversifikasi pesanan ke beberapa foundry, dan Samsung muncul sebagai alternatif utama.
>>> Honor X80 Pro Max Hadirkan Layar dengan Kecerahan 10.000 Nit
Samsung menjadi pilihan bagi perusahaan yang tidak bisa mendapatkan kapasitas di TSMC atau ingin diversifikasi agar tidak terdampak krisis rantai pasok.
