Juru runding utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa perundingan dengan Amerika Serikat akan tetap terikat pada 'garis merah' yang ditetapkan Teheran.
Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf pada Jumat (19/6) dan dimuat oleh kantor berita resmi IRNA.
>>> Israel Serang Lebanon, 18 Tewas dan Empat Tentara Israel Gugur
"Seperti yang telah kami tunjukkan dalam jalur negosiasi sebelumnya, kami teguh dalam memenuhi kondisi dan garis merah yang ditetapkan, serta dalam mencapai kepentingan bangsa Iran," ujar Ghalibaf.
Ia juga memperingatkan bahwa jika musuh bertindak berlebihan, Iran siap memberikan respons yang menghancurkan.
>>> Pembicaraan Damai AS-Iran di Swiss Batal, Masa Depan Gencatan Senjata Makin Suram
"Kami telah membuktikan bahwa jari kami berada di pelatuk dan kami tidak ragu untuk memberikan respons yang menghancurkan kepada musuh," tegasnya.
>>> Penyebab PIP Siswa Tidak Bisa Dicek dan Solusi Mengatasinya
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran dan AS terkait program nuklir Teheran.