unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Peserta BPJS Keluhkan Pelayanan Klinik di Ciracas, Manajemen Janji Evaluasi
News

Peserta BPJS Keluhkan Pelayanan Klinik di Ciracas, Manajemen Janji Evaluasi

Klinik Pratama Sejahtera Ciracas, Jakarta Timur
Peserta BPJS Keluhkan Pelayanan Klinik di Ciracas, Manajemen Janji Evaluasi
A A Ukuran Teks16px

Pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Sejahtera Ciracas, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah seorang peserta BPJS Kesehatan mengeluhkan penanganan yang diterimanya.

Christian, warga Ciracas, mengaku mendatangi klinik tersebut setelah putrinya, Achiera Micell Gracia Silitonga (3), mengalami luka di pipi, mulut, dan hidung akibat terjatuh saat bermain.

Menurut Christian, kondisi anaknya cukup mengkhawatirkan karena mengalami pendarahan. Ia pun segera membawa sang anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Jadi awalnya itu anak saya sedang bermain sama temannya dan alami musibah.

Melihat anak saya dengan luka-luka dan mengeluarkan darah saya langsung bergegas bawa ke klinik," kata Christian, Kamis (25/6/2026).

Setibanya di klinik, Christian mengaku keluarganya diminta melakukan proses pendaftaran terlebih dahulu sebelum anaknya mendapatkan tindakan medis.

"Istri saya bilang, 'Pak tangani dulu ini anak saya sudah berdarah-darah.' Namun petugas meminta daftar terlebih dahulu dan belum dilakukan tindakan," ujarnya.

Christian menuturkan, perdebatan kemudian terjadi saat petugas menanyakan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS yang terdaftar. Menurutnya, anaknya seharusnya bisa mendapatkan pertolongan pertama terlebih dahulu.

"Saya jelaskan bahwa anak saya perlu pertolongan pertama di ruangan tindakan. Kalau kondisi urgent, yang saya tahu tidak perlu harus sesuai faskes terlebih dahulu," katanya.

Situasi semakin memanas hingga terjadi adu argumen antara keluarga pasien dan petugas. Christian mengaku sempat merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggam sebagai dokumentasi.

Respons Manajemen Klinik

Pihak manajemen Klinik Pratama Sejahtera Ciracas merespons keluhan tersebut. Mereka berjanji akan mengevaluasi prosedur pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Manajemen juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Christian atas ketidaknyamanan yang dialami. Mereka berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam penanganan kasus darurat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru