Pasar wisata domestik Korea Selatan kembali bergairah.
Survei Nasional Perjalanan 2025 mengungkapkan bahwa warga Korea tidak hanya lebih sering bepergian, tetapi juga mengeluarkan lebih banyak uang dan memperluas kebiasaan liburan mereka ke luar Seoul dan sekitarnya.
>>> Foto Makam Gaya Menang Besar di Kontes Foto Warisan Dunia UNESCO
Proporsi warga yang melakukan perjalanan lokal mencapai 97 persen pada 2025. Total volume perjalanan domestik mencapai 300 juta perjalanan per tahun.
Rata-rata setiap warga Korea melakukan 6,5 liburan lokal sepanjang tahun.
Mereka menghabiskan total 10,2 hari menjelajahi negeri sendiri dengan pengeluaran sekitar 852.000 won (550 dolar AS) per orang.
Perjalanan Menginap Meningkat
Tren paling signifikan bukan hanya volume perjalanan, melainkan kualitasnya.
Semakin banyak orang Korea memilih menginap daripada sekadar perjalanan sehari, dengan pangsa menginap naik menjadi 41,3 persen.
Pergeseran ini memberikan suntikan ekonomi bagi destinasi provinsi yang selama ini kesulitan bersaing dengan daya tarik Seoul. Menurut Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, pariwisata regional mengalami lonjakan besar.
>>> Bunga Terompet Jadi Simbol Musim Panas Korea
Daejeon memimpin dengan kenaikan belanja pariwisata sebesar 29,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Wilayah lain seperti Gangwon, Jeolla Utara, Gyeongsang Utara, dan Gwangju juga mencatat pertumbuhan belanja pengunjung dua digit.
Wisatawan juga semakin tertarik pada pengalaman terorganisir. Meski mobil pribadi masih menjadi moda utama (84,5 persen), terjadi peningkatan penggunaan paket wisata komersial.
Paket penuh yang menggabungkan transportasi dan akomodasi mencakup hampir 80 persen dari semua pemesanan biro perjalanan.
"Hasil ini menunjukkan bahwa perjalanan domestik berkembang melampaui sekadar pemulihan," kata Kang Dong-jin dari Kantor Kebijakan Pariwisata kementerian.
"Wisatawan tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak, secara efektif menyuntikkan vitalitas langsung ke ekonomi regional."
>>> Seoul Gelar Try Everything 2026, Pamerkan Ekosistem Startup Bernilai Rp1.500 Triliun
Pemerintah berencana melanjutkan momentum ini dengan terus berinvestasi pada konten "tinggal dan jelajahi" regional. Tujuannya agar gelombang wisatawan Korea berikutnya terus menemukan pesona unik di luar ibu kota.