SINTA Kemdikbud 2026 masih menjadi istilah yang sering digunakan dosen dan mahasiswa saat mencari jurnal terakreditasi.
Namun, banyak yang belum menyadari bahwa portal ini telah berpindah pengelolaan dan tampilannya berubah.
>>> Mahkamah Agung AS Tolak Pembatasan Kewarganegaraan Hak Kelahiran Trump
Kebingungan sering muncul karena link lama tidak terbuka, padahal masalahnya hanya soal domain baru. Informasi yang beredar di internet banyak yang sudah kadaluarsa.
Setelah memahami perubahan ini, proses cek jurnal, cek skor, dan urus kenaikan jabatan jadi lebih cepat. Anda juga bisa menghindari kesalahan seperti submit ke jurnal yang sudah discontinued.
Apa Itu SINTA Kemdikbud?
SINTA atau Science and Technology Index adalah sistem informasi berbasis web yang mengukur kinerja publikasi ilmiah dosen, peneliti, jurnal, dan institusi di Indonesia.
Sebutan "kemdikbud" masih melekat karena platform ini lahir di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Secara administratif, istilah ini sudah agak usang.
Sejak reorganisasi kementerian, pengelolaan riset dan pendidikan tinggi kini berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Perbedaan SINTA Kemdikbud dan SINTA Kemdiktisaintek
Fungsi utama SINTA tidak berubah meski nama pengelolanya bergeser.
Perubahan hanya pada domain akses resmi, tampilan portal, dan lembaga penanggung jawab, sementara data jurnal, penulis, dan sitasi tetap terjaga.
Beberapa dosen sempat khawatir data lama mereka hilang saat migrasi. Faktanya, riwayat publikasi dan skor tetap tersimpan karena sistem hanya berpindah domain, bukan database.
Anda yang masih bookmark link lama sebaiknya segera memperbarui tautan tersebut. Domain lama masih bisa mengarahkan ke sistem baru, tapi lebih aman langsung memakai alamat resmi terkini.