Vivo dikabarkan mengakhiri era sensor ultra-high-resolution di lini X series.
Setelah Vivo X300 mengandalkan kamera 200MP, penerusnya, Vivo X500, justru mengambil langkah berbeda dengan sistem triple kamera yang lebih cerdas dan efisien.
>>> Galaxy S27 Pro dan Ultra Dapat Kamera Selfie 16MP, Fitur Privasi untuk Semua
Bocoran dari tipster Digital Chat Station mengungkap konfigurasi kamera prototipe Vivo X500.
Hasilnya mengejutkan: sensor utama Sony 50MP berukuran 1/1.28 inci, ultrawide 50MP, dan telefoto periskop 64MP pada focal length 70mm.
Perubahan Strategis: Dari 200MP ke Sensor 50MP
Pada Vivo X300, sensor Samsung ISOCELL HP2 200MP menjadi andalan. Namun, dalam praktiknya, sensor tersebut hampir selalu menggunakan pixel binning untuk menghasilkan foto 12,5MP.
Artinya, pengguna jarang memanfaatkan mode 200MP penuh.
Vivo X500 memilih sensor Sony 50MP berukuran 1/1.28 inci, salah satu yang terbesar di kelasnya.
>>> 7 Rekomendasi Drama Korea Baru Tayang Juli 2026, dari Thriller hingga Romantis
Keunggulannya meliputi piksel fisik lebih besar untuk penyerapan cahaya optimal, pemrosesan lebih cepat, serta dinamika warna dan noise control lebih baik berkat teknologi Sony LOFIC atau Quad Bayer.
Konfigurasi Triple Kamera Lengkap
Sistem kamera Vivo X500 terdiri dari tiga lensa yang saling melengkapi.
Kamera utama 50MP Sony (1/1.28 inci) menawarkan performa unggul di malam hari, kemungkinan teknologi LOFIC untuk HDR alami, dan fokus otomatis cepat berkat Dual Pixel AF.
Lensa ultrawide juga 50MP, memberikan sudut pandang luas tanpa mengorbankan detail. Sementara itu, telefoto periskop 64MP pada focal length 70mm memungkinkan zoom optik berkualitas tinggi.
>>> Review Film Minions & Monsters: Tawa Tanpa Logika dari Para Minion
Langkah ini menunjukkan pergeseran fokus Vivo dari mengejar megapiksel ke peningkatan kualitas gambar nyata. Pendekatan "quality over quantity" ini dinilai lebih relevan bagi fotografer mobile modern.
