Sutradara dan penulis naskah musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono, menceritakan proses kreatif di balik adaptasi lagu-lagu Maliq & D'Essentials menjadi pertunjukan teater.
Nuya mengaku seluruh cerita terinspirasi dari lagu-lagu grup musik yang berdiri sejak 2002 itu. Sebanyak 16 lagu Maliq & D'Essentials dirangkai menjadi alur cerita dalam dua babak pertunjukan.
>>> Sinopsis Monster Hunter, Bioskop Trans TV 5 Juli 2026
"Dalam produksi aku mendengarkan semua lagu Maliq dari awal sampai album terbaru, ada sembilan album.
Aku terinspirasi dengan banyak variasi dari lagu-lagu Maliq," kata Nuya usai pertunjukan di Jakarta Pusat, Jumat (3/7).
Ia menambahkan, banyak lagu yang maknanya universal tentang kehidupan, perjuangan, keraguan, dan kebimbangan. Menurutnya, hal itu sangat manusiawi dan berpotensi menjadi cerita penuh petualangan.
"Benihnya dari lagu-lagu Maliq, dirangkai, dirasain lagi, dipertajam, dibayangkan karakternya, universe-nya, konfliknya, akhirnya terjadilah pertunjukan yang kita saksikan," ujarnya.
Kolaborasi Tim Kreatif
Sang sutradara mengaku seluruh konsep visual, koreografi, hingga aransemen musik dirancang melalui proses kolaborasi. Berbagai tim kreatif dilibatkan untuk menyatukan gagasan menjadi satu pertunjukan utuh.
"Itu sebenarnya proses kolaborasi. Kami cukup banyak membuat sesi-sesi, table reading, naskah, diskusi masing-masing departemen," ungkap Nuya.
Ia menyukai hal-hal yang bisa dibilang surealis, dengan sentuhan kontemporer namun tetap modern. Tim juga gemar menciptakan momen-momen spektakel di atas panggung.
>>> Drama 'Agent Kim Reactivated' Sukses Berkat Sentuhan Cinta Ayah
Kisah Petualangan Anak-Anak
Musikal Senja Teduh Pelita mengisahkan perjalanan anak-anak mengarungi lautan dan daratan untuk menemui orang tua mereka.
Pertunjukan ini digelar pada 3-12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.
Alur cerita berpusat di sebuah kota yang hampir mati, dihuni enam anak: Arah sang ahli navigasi, Hara ahli tumbuhan, Palu ahli bangunan, Volta ahli kelistrikan, Raga si kuat serba bisa, dan Lagu sang musisi.
Mereka bertahan hidup sambil menunggu orang tua yang tidak kunjung kembali dari misi membangun kota baru.
Suatu hari, Arah mendapat pesan misterius dari ibunya yang memicu petualangan menyelamatkan orang tua.
Kemunculan Kala sang ahli sejarah dan Langit ahli membaca bintang membawa informasi tentang keberadaan orang tua di tempat bernama Aurora.
>>> Penonton Film Korea Melonjak 75 Persen pada Semester I
Alih-alih kisah romansa, teater musikal ini menyajikan petualangan anak-anak dengan tema perjuangan, keberanian, persahabatan, pengorbanan, dan makna cinta.
