Sebanyak 150 penumpang Kapal Motor (KM) Makmur Jaya berhasil dievakuasi setelah kapal mengalami mati mesin di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, pada Minggu, 5 Juli 2026.
Insiden ini sempat membuat panik karena kapal terombang-ambing akibat arus deras dan angin timur yang kencang.
>>> PP Tunas: Komdigi Akui Anak Masih Akali Batas Usia Medsos
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 10.20 WIB dari seorang penumpang.
Saat itu, KM Makmur Jaya tengah berlayar dari Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara menuju Pulau Pramuka.
Setelah menerima laporan, tim penyelamat segera berkoordinasi dan bergerak ke lokasi kejadian.
>>> Putin Klaim Rusia Kuasai Benteng Donetsk, Dibantah Zelenskyy
Pemeriksaan oleh anak buah kapal (ABK) menunjukkan mesin tidak berfungsi karena bahan bakar tercampur air, sehingga mengganggu sistem pembakaran.
Kapal terombang-ambing selama sekitar 10 menit sebelum akhirnya terdampar di sisi barat Pelabuhan Pulau Pari, tepatnya di kawasan Pantai RT 03/04, Kelurahan Pulau Pari.
>>> BNPB Terapkan Metode Suntik Air untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa luka serius.

