Jerman melaporkan lebih dari 5.000 kematian berlebih selama gelombang panas yang melanda negara itu pada akhir Juni.
Data awal dari Kantor Statistik Federal (Destatis) menunjukkan angka yang signifikan.
Pada pekan terakhir Juni, tercatat 5.486 kematian lebih banyak dibandingkan median periode 2022–2025.
Puncak gelombang panas terjadi pada akhir pekan tersebut, dengan suhu mencapai rekor nasional 41,7 derajat Celsius.
Robert Koch Institute (RKI) diperkirakan akan merilis estimasi jumlah kematian akibat gelombang panas pada akhir pekan ini. Angka ini menjadi bukti terbaru dampak suhu ekstrem di Eropa.
Perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitas gelombang panas di benua yang mengalami pemanasan tercepat di dunia. Spanyol dan Prancis juga melaporkan ribuan kematian terkait gelombang panas.