Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi perbincangan hangat.
Kali ini, Polri melakukan penggeledahan di sebuah kafe dan money changer yang diduga miliknya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu, 8 Juli 2026.
>>> KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam Operasi Tangkap Tangan
Penggeledahan itu sontak memicu pertanyaan publik mengenai kasus apa yang tengah menyeret Febrie. Apalagi, setelah kabar tersebut mencuat, kediaman Febrie diketahui dijaga ketat oleh puluhan anggota TNI.
Bukan Pertama Kali Tersorot
Ini bukan kali pertama nama Febrie menjadi sorotan. Pada 19 Mei 2024, ia diduga diikuti oleh dua pria saat berada di Cafe de'Clan Signature.
Kedua pria tersebut ternyata anggota Densus 88 Antiteror Polri yang sedang mengikutinya.
>>> Prabowo Temui Tiga Mantan PM Thailand, Bahas Danantara
Saat itu, tindakan mencurigakan para pria itu memicu reaksi dari polisi militer yang mengawal Febrie. Namun, persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara internal oleh kedua instansi.
Kini, Cafe de'Clan Signature kembali menjadi pusat perhatian. Polri menggerebek tempat tersebut bersama Koin Money Changer yang diduga juga milik Febrie.
>>> Optimisme AI Dorong Reli Saham Chip, Bursa Asia Bersiap Menguat
Dalam penggeledahan, polisi menemukan tumpukan uang dolar Amerika Serikat dan Singapura yang tersimpan dalam brankas. Uang tersebut, bersama sejumlah dokumen dan alat komunikasi, disita sebagai barang bukti.
