Pemerintah Taiwan menghentikan perdagangan di bursa saham dan meliburkan sekolah-sekolah pada Jumat (10/7) seiring mendekatnya Topan Bavi.
Menurut Joint Typhoon Warning Center (JTWC) AS, Bavi berada sekitar 713 kilometer di selatan Pulau Okinawa, Jepang, dan bergerak ke barat laut menuju pantai timur China.
>>> Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juli 2026 Naik Rp2.650.000 per Gram
Topan tersebut membawa kecepatan angin berkelanjutan maksimum 157 kilometer per jam, setara dengan badai Kategori 2.
Meskipun jalur prakiraan menunjukkan badai tidak akan melintasi daratan Taiwan, pulau itu tetap diguyur hujan sangat lebat yang berpotensi memicu banjir luas.
>>> Profil Febrie Adriansyah, Jampidsus yang Kediamannya Digeledah Polri
Perkantoran ditutup pada Jumat, sementara maskapai seperti Eva Air Corp. , China Airlines Ltd., dan Starlux Airlines Co. membatalkan penerbangan hingga Sabtu.
>>> Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Bubar Usai Serangan Baru
James Caron, Direktur Operasi Meteorologi untuk Amerika Utara dan Asia di Atmospheric G2, mengatakan Taipei kecil kemungkinannya mengalami hantaman langsung, tetapi medan angin Bavi sangat luas sehingga Taiwan utara masih berpotensi mengalami cuaca buruk.
