Uni Emirat Arab (UAE) menuduh Iran menyerang dua kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz pada Selasa dini hari.
Serangan itu menewaskan satu pelaut dan melukai delapan awak lainnya.
>>> Danantara Tetapkan 8 Mitra Pemenang PLTSa Tahap II, Ada Bakrie dan Chandra Asri
Kementerian Pertahanan UAE menyatakan Iran meluncurkan dua rudal jelajah ke kapal tanker Mombasa dan Al Bahiyah. Akibat serangan itu, kedua kapal terbakar namun api berhasil dipadamkan.
Korban jiwa dilaporkan seorang warga negara India, sementara enam warga India dan dua warga Ukraina mengalami luka-luka.
UAE menegaskan haknya untuk membalas eskalasi ini dan melindungi wilayah serta warganya.
AS Luncurkan Serangan ke Iran
Serangan terhadap kapal tanker terjadi beberapa jam setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran. Presiden Donald Trump mengatakan Washington "memberlakukan kembali" blokade di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS mengumumkan serangan baru melalui media sosial dan menyatakan akan terus memberikan tekanan pada pasukan Iran.
Trump menyebut serangan itu sebagai "serangan besar lainnya" dan mengatakan AS akan terus menghancurkan kemampuan ofensif Iran.
>>> Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini, 14 Juli 2026
Trump juga mengindikasikan AS akan mengenakan biaya kepada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan ini merupakan perubahan dari prinsip kebebasan navigasi yang selama ini dianut AS.
Dampak terhadap Harga Minyak
Harga minyak mentah Brent naik 7,8 persen menjadi 81,92 dolar AS per barel.
Meski masih di bawah level tertinggi perang yang mencapai hampir 120 dolar, kenaikan ini berpotensi meningkatkan biaya di berbagai sektor.
Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi seperlima minyak mentah dan gas alam dunia. Ketegangan antara Iran dan AS di kawasan ini mengancam stabilitas pasokan energi global.
Bahrain Juga Diserang
Bahrain juga menjadi sasaran serangan balasan Iran pada Selasa dini hari. Sirine peringatan rudal berbunyi dan warga diminta berlindung, namun belum ada laporan korban atau kerusakan.
>>> Kopi Pagi: Negara dan Ekonomi yang Adil
Serangan terhadap Bahrain dan kapal tanker UAE menunjukkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. UAE sebelumnya telah melancarkan serangan terhadap Iran selama perang berlangsung.
