Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa minyak mentah yang diimpor dari Rusia akan melalui proses pencampuran atau blending menjadi Indonesia Blend.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pengadaan minyak mentah Indonesia dapat dilakukan dengan skema Indonesia Blend. Skema ini berarti minyak yang diterima dari pemasok merupakan hasil pencampuran.
>>> Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka
Yuliot memastikan minyak mentah dari Rusia diimpor oleh Badan Layanan Umum (BLU) sektor energi. "Untuk pengadaan minyak itu kan ada Indonesia Blend.
Indonesia Blend itu kan minyak itu kan melalui supplier yang ada.
>>> Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Siap Adu Kekuatan
Jadi supplier yang ada yang kita terima dalam negeri adalah dalam bentuk blending, Nusantara Blending," kata Yuliot di Kompleks DPR, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan kerja sama antarnegara dilakukan melalui BLU sektor energi, yaitu Lemigas.
>>> Harga Saham SpaceX Anjlok di Bawah Harga IPO, Uji Kepercayaan Pasar
"Kalau untuk kerja sama antarnegara itu mekanismenya adalah melalui BLU sektor energi, jadi kalau BLU sektor energi itu ada yang ini Lemigas," tegasnya.
