Ketua Dewan Pengawas Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (BPP PISPI), Prof. Achmad Tjachja Nugraha, menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan nasional hanya akan tercapai jika petani lokal menjadi pilar utama pembangunan sektor pertanian.
Menurutnya, petani tidak hanya perlu meningkatkan produksi, tetapi juga harus didorong menjadi agripreneur yang mampu memanfaatkan teknologi, berinovasi, dan memiliki daya saing tinggi.
>>> Gaji Komcad 2026: Segini Nominal Terbaru yang Cair untuk ASN dan Warga Sipil
Achmad menyatakan bahwa kebijakan pemerintah menuju swasembada pangan merupakan langkah strategis yang harus diperkuat melalui sinergi dengan akademisi, dunia usaha, organisasi profesi, dan masyarakat.
"Petani lokal merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Ketahanan pangan yang kuat harus dibangun dari desa.
Ketika petani semakin sejahtera, produksi meningkat, distribusi berjalan baik, dan harga tetap stabil, maka Indonesia akan semakin mandiri memenuhi kebutuhan pangannya," kata Achmad di Bandung, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa penambahan produktivitas pertanian tidak cukup hanya melalui perluasan lahan.
Diperlukan penerapan teknologi modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, kepastian pasar, penguatan kelembagaan petani, dan sistem distribusi yang lebih efisien.
>>> Selada Taco Bell Terkonfirmasi Sumber Wabah Diare Parasit di AS
Achmad mendorong petani tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga menjadi agripreneur yang mampu membaca peluang pasar, mengembangkan hilirisasi, serta menciptakan nilai tambah dari hasil pertanian.
Ia mengapresiasi langkah pemerintah memperkuat sektor pangan, mulai dari penambahan produksi, pembangunan infrastruktur, pengembangan irigasi, hingga program hilirisasi hasil pertanian.
Hal tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang pangan.
Keberhasilan program ketahanan pangan harus dijaga melalui kolaborasi lintas sektor agar hasil produksi petani terserap optimal, memiliki nilai tambah, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
>>> Kegagalan Pengawasan Sebabkan Kebakaran Mematikan di Hong Kong
Sebagai organisasi profesi, BPP PISPI berkomitmen mendukung program pemerintah melalui penguatan riset, pendampingan kepada petani, pengembangan inovasi pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya generasi agripreneur yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
