Smartwatch kini menjadi perangkat andalan untuk memantau kesehatan, notifikasi, dan aktivitas harian. Namun, baterainya rentan mengalami penurunan performa seiring waktu.
Banyak pengguna baru menyadari kerusakan saat smartwatch sering mati sendiri atau harus diisi daya berkali-kali. Padahal, ada tanda awal yang bisa dikenali.
1. Baterai Cepat Habis Meski Pemakaian Sama
Jika smartwatch yang biasanya bertahan 5-7 hari kini hanya mampu beberapa jam, itu pertanda kapasitas baterai menurun. Baterai lithium memiliki siklus pengisian terbatas.
Namun, jangan langsung menyimpulkan rusak. Fitur seperti Always-On Display, GPS, Bluetooth, atau pemantauan detak jantung real-time juga bisa menguras daya.
Coba restart perangkat dan periksa pembaruan sistem operasi. Nonaktifkan fitur yang jarang digunakan dan kurangi kecerahan layar untuk menghemat baterai.