unique visitors counter
⌂ Beranda News Houthi Klaim Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah, Ancaman Baru Jalur Minyak

Houthi Klaim Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah, Ancaman Baru Jalur Minyak

Houthi Klaim Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah, Ancaman Baru Jalur Minyak
Ilustrasi: Houthi Klaim Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah, Ancaman Baru Jalur Minyak
A A Ukuran Teks16px

Kelompok Houthi yang beraliansi dengan Iran pada Kamis mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah.

Serangan itu merupakan bagian dari blokade laut yang mereka terapkan terhadap Arab Saudi.

>>> Ribuan Pengunjuk Rasa Duduki Ibu Kota India, Polisi Tindak Demonstran

Langkah ini mengancam menciptakan titik kemacetan baru bagi pasokan minyak global, di samping hampir ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran.

Serangan dan Dampak pada Pelayaran

Houthi mengatakan pasukan mereka melancarkan serangan rudal dan drone terhadap dua kapal tanker Saudi di Laut Merah, yang diidentifikasi sebagai Encelia dan Layla.

Kantor berita Saudi SPA mengutip sumber resmi yang mengatakan Encelia terkena serangan, menyebabkan kebakaran di bagian haluan.

Serangan terhadap Layla masih belum terkonfirmasi.

Sumber keamanan maritim mengatakan Encelia telah mengirimkan sinyal darurat, melaporkan terkena rudal di dekat pelabuhan Jizan, Arab Saudi, pada Rabu malam.

Lima kapal tanker mengubah rute di Laut Merah untuk menghindari Selat Bab el-Mandeb pada Rabu, dan tiga kapal tanker bermuatan minyak Saudi untuk China dan India berbalik arah pada Selasa.

Blokade dan Eskalasi Perang

Militer Houthi yang berbasis di Yaman, yang menguasai daerah dekat Selat Bab el-Mandeb, pada Senin mengatakan mereka memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi.

>>> KPK Sebut Anggota DPR Anwar Sadad Terima Suap Rp6,9 M

Beberapa analis memandang langkah ini sebagai taktik Iran untuk mencari pengaruh.

Jutaan barel minyak Saudi per hari telah dialihkan ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah untuk menghindari Selat Hormuz.

Jika pengiriman tidak bisa melewati selat selatan Laut Merah, hanya tersisa rute utara melalui Terusan Suez, yang menambah waktu dan biaya perjalanan.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot