Arab Saudi berupaya membendung konflik yang kembali memanas dengan militan Houthi melalui jalur diplomasi di balik layar.
Langkah ini diambil untuk mencegah bentrokan dengan kelompok yang didukung Iran tersebut agar tidak merugikan industri minyak dan perekonomiannya.
>>> Aismoli: Belum Ada Arahan Pemerintah soal Motor Listrik Nasional
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, negara tersebut telah mengadakan pembicaraan dengan kelompok Houthi yang berbasis di Yaman melalui mediator dari Oman.
Namun, opsi militer masih disiapkan jika upaya diplomasi gagal.
Para sumber yang berbicara dengan syarat anonim ini mengungkapkan bahwa Riyadh melakukan serangan udara terbatas terhadap posisi Houthi selama dua hari berturut-turut pada akhir Juli.
>>> IHSG Tembus Resistance 6.300, Saham Big Caps Jadi Pendorong
Meski begitu, serangan lanjutan diperkirakan tidak akan dilakukan karena Arab Saudi lebih memilih penyelesaian melalui jalur diplomasi.
Pembicaraan yang Dimediasi Oman
Arab Saudi telah mengadakan pembicaraan yang dimediasi Oman secara berkala dengan kelompok Houthi sejak gencatan senjata tahun 2022.
>>> KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Anwar Sadad, Anggota DPR yang Tak Hadir
Kini, Riyadh ingin membatasi aktivitas kelompok Houthi dan melindungi wilayah Laut Merah miliknya.

