unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Celios Kritik Rencana Pembangunan 10 URI, Singgung Hubungi Russell Group
News

Celios Kritik Rencana Pembangunan 10 URI, Singgung Hubungi Russell Group

Ilustrasi kampus universitas di Indonesia
Celios Kritik Rencana Pembangunan 10 URI, Singgung Hubungi Russell Group
A A Ukuran Teks16px

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengkritik rencana pemerintah membangun 10 Universitas Republik Indonesia (URI). Kritik tersebut disampaikan Direktur Keadilan Fiskal Celios, Media Wahyudi Askar.

Media mengungkapkan bahwa sekitar tiga bulan lalu, ia dihubungi perwakilan Russell Group. Konsorsium ini beranggotakan 24 universitas riset terkemuka di Inggris, termasuk Oxford, Cambridge, dan University College London.

Pihak Russell Group mengaku telah dihubungi Pemerintah Indonesia untuk memberikan dukungan pengajar bagi 10 URI yang direncanakan dibangun dalam dua tahun.

Media menyebut mereka bertanya apakah rencana itu mungkin.

"Saya jawab: saya tidak tahu, tidak mungkin dengan fiskal sekarang dan tidak dibutuhkan.

Jauh lebih baik, Indonesia mengoptimalkan universitas yang sudah ada," tulis Media dalam unggahannya, dikutip Jumat (24/7).

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan sektor pendidikan tinggi saat ini. Ia menilai penguatan kualitas lebih mendesak dibandingkan penambahan kampus baru.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru