Amanda Manopo mengungkapkan alasan di balik pemecatan mantan stafnya yang diduga melakukan penggelapan dana. Ia mengaku menjadi target ilmu hitam dari terduga pelaku.
Pengetahuan itu didapat dari rekaman kamera pengawas di rumahnya. CCTV menunjukkan berbagai aktivitas tidak wajar yang dilakukan oleh mantan karyawannya.
>>> Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
"Ini agak lucu sih, itu ketahuannya karena dia mendukuni saya dulu. Jadi ada bukti-bukti juga, bukti-bukti otentik yang di mana lewat dari video-video, dari CCTV," kata Amanda.
Ia merinci temuan dari rekaman tersebut.
"Dari CCTV rumah ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minuman yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan kayak apa sih namanya...
dupa. Jadi rumah saya didupa-dupain," lanjutnya.
Menurut Amanda, niat terduga pelaku adalah merusak hubungannya dengan suami, Kenny Austin. "Waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang.
>>> Sinopsis Lake Placid vs Anaconda, Bioskop Trans TV 24 Juli 2026
Dia tuh ingin memecahin dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan," ujarnya.
Setelah pemecatan, Amanda menemukan kejanggalan dalam pekerjaan mantan stafnya. Audit besar-besaran mengungkap dugaan penggelapan dana yang merugikannya hingga Rp3 miliar.
"Dia menggunakan lewat jadi ada transaksi GoPay, OVO itu Rp25 juta, terus kayak jalan-jalan ke luar negeri, terus ke kelab-kelab daerah Bali, terus kayak biaya-biaya untuk hal-hal have fun.
Bisa dibilang seperti itu," papar Amanda.
Atas kerugian tersebut, Amanda melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (22/7). Saat ini, ia bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, masih melengkapi berkas administratif.
>>> Film 'Spirits' Homecoming' Kembali ke Bioskop dalam Versi Diperpanjang
Rencananya, laporan polisi resmi akan diterbitkan pada Selasa (28/7) dengan menyertakan bukti audit keuangan dan keterangan saksi kunci.
