Bentrokan maut terjadi di Jalan Tambak, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 Juli 2026. Peristiwa itu menewaskan satu orang.
Pakar Kriminologi dan Kepolisian, Adrianus Meliala, mendesak aparat untuk meredakan ketegangan. Ia khawatir akan muncul serangan balasan dari kelompok lain.
>>> Review Samsung Galaxy Z Fold 8 Setelah 3 Hari: Layak Dibeli?
"Demikian juga kanwil dari instansi pusat yang ada di kawasan itu. Mereka sudah buat apa?"
kata Adrianus kepada Poskota, Minggu.
Kronologi Bentrokan
Bentrokan pecah sekitar pukul 10.00 WIB. Diduga dipicu oleh seorang konsumen yang merasa tidak dilayani dengan baik oleh penjual nasi uduk.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa pembeli itu bersikap arogan. "Ada kelompok dari yang diserang datang mau beli sarapan.
>>> Komisi III DPR Kritik Perlakuan Istimewa Febrie Adriansyah, Minta Kejagung Tak Tebang Pilih
Kemudian, mungkin tidak dilayani dengan baik, sehingga menggeber kendaraannya, lalu pergi," ujarnya.
Orang tersebut kemudian mengajak rekan-rekannya mendatangi penjual nasi uduk dan merusak gerobak dagangan.
Warga sekitar yang tidak terima kemudian melakukan aksi balasan ke tempat kelompok tersebut berada di Jalan Tambak.
>>> OpenAI Akui AI Otonom Berhasil Tembus Sistem Pengujian
Massa juga membakar bangunan yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok tersebut. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
