DeepSeek, perusahaan rintisan kecerdasan buatan asal China, memutuskan untuk menunda putaran penggalangan dana keduanya. Keputusan ini disampaikan langsung kepada calon investor, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Penundaan terjadi beberapa hari setelah komentar yang dikaitkan dengan pendiri Liang Wenfeng mengenai persaingan AI antara AS dan China menjadi viral di media daring.
Liang secara lisan memberi tahu beberapa calon pendukung bahwa mereka tidak akan menandatangani perjanjian investasi dalam waktu dekat.
Namun, DeepSeek mungkin akan melanjutkan proses kesepakatan di kemudian hari.
Salah satu penyebab penundaan adalah kekecewaan Liang atas laporan daring yang membahas komentarnya kepada investor selama putaran pendanaan pertama.
Putaran tersebut berhasil mengumpulkan US$7 miliar pada Juni lalu.
Bloomberg belum memverifikasi keaslian postingan yang berisi transkrip pertemuan Liang dengan pihak-pihak tidak disebutkan namanya.
Media China seperti Yicai melaporkan bahwa Liang membahas ketergantungan pada chip Nvidia dan keterlambatan China dalam kecanggihan AI dibandingkan AS.
DeepSeek belum menanggapi permintaan komentar terkait transkrip atau penggalangan dana tersebut.